Home > Timnas Indonesia > Timnas Indonesia U-22 > Yoo Jae-hoon Menyamakan Tugas Sebagai Asisten Pelatih Timnas Indonesia Dengan Sukarelawan Tak Dibayar

Yoo Jae-hoon Menyamakan Tugas Sebagai Asisten Pelatih Timnas Indonesia Dengan Sukarelawan Tak Dibayar

Jakarta – Yoo Jae-hoon, menyamakan tugas sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia dengan sukarelawan yang tidak dibayar.

Meski banyak pihak yang merasa bangga bisa masuk ke jajaran kepelatihan Timnas Indonesia namun posisi itu juga membutuhkan tanggung jawab yang besar.

Ada harapan besar dari masyarakat Indonesia yang harus dipikul oleh para pemain dan tim pelatih Timnas Indonesia.

Meski demikian, asisten pelatih Shin Tae-yong, Yoo Jae-hoon, justru melihat posisi asisten pelatih Timnas Indonesia seperti sukarelawan dalam aksi kemanusiaan yang tidak dibayar.

Hal ini terungkap dari unggahan akun Instagram Yoo Jae-hoon pada Rabu (17/2/2021) lalu.

Mantan kiper Persipura Jayapura itu mengunggah momen-momen saat ia menemani latihan Timnas U-22 Indonesia yang saat ini tengah menjalani pemusatan latihan (TC) di Jakarta.

Yoo Jae-hoon menyematkan caption yang bertuliskan “Judulnya: Kegiatan Sukarelawan Gratis” dalam bahasa Korea.

Tentu saja Yoo Jae-hoon tidak sedang menerangkan bahwa dirinya memang tidak dibayar secara harafiah, namun kemungkinan ia ingin mengungkapkan bahwa dirinya tergerak lewat hati nuraninya yang ingin memajukan sepakbola Indonesia.

Sebelumnya, pada Mei 2020 lalu, Yoo Jae-hoon juga sempat mengungkapkan bagaimana dirinya diminta oleh Shin Tae-yong untuk menjadi bagian dari staf pelatih Timnas Indonesia.

Namun Yoo Jae-hoon masih terkendala dengan tertahannya lisensi kepelatihannya di federasi Korea Selatan karena belum menyelesaikan pendidikan.

“Saya tidak bisa ikut pelatih timnas karena masalah lisensi. Tapi coach Shin bantu sama saya, jadi tetap saya masuk bagian staf pelatih timnas. Tapi saat ini status saya belum resmi bagian pelatih,” ujar Jae-hoon, saat itu.

“Memang dari awal coach Shin meminta saya bergabung sebagai pelatih kiper. Tapi karena ada masalah bulan Desember kemarin, jadi tertahan,” sambungnya.

“Jadi untuk sementara posisi lebih banyak membantu penerjemah khusus anak-anak kiper dan saya sambil belajar program latihan dari coach Kim Hae-woon karena dia punya pengalaman cukup bagus,” lanjut Jae-hoon.

Nama Yoo Jae-hoon sendiri di Indonesia sudah tidak asing lagi. Ia telah sembilan tahun berkarir di Indonesia, sebelum akhirnya memutuskan gantung sepatu pada 2019 lalu.

Yoo Jae-hoon pernah bergabung bersama Persipura Jayapura selama enam musim.

Pada 2015, Yoo Jae-hoon sempat bergabung bersama Bali United, namun pada 2016 ia kembali ke Persipura.

Yoo Jae-hoon termasuk kiper asing yang sukses di Indonesia. Ia memenangkan tiga trofi juara Liga Indonesia selama karirnya.

x

Check Also

Soal Ujicoba Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Masih Tunggu Kabar

Denpasar – Menjelang laga uji coba antara Timnas Indonesia melawan Bali United, manajemen Serdadu Tridatu ...