Home > Berita Liga Indonesia > Sulut United > Sulut United Menilai PSSI dan PT LIB Lambat Dalam Mengurus Perizinan

Sulut United Menilai PSSI dan PT LIB Lambat Dalam Mengurus Perizinan

Manado – Pelatih Sulut United, Ricky Nelson, menilai PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) lambat di dalam mengurus perizinan kepada pihak kepolisian sehingga ketidak jelasan komptisi di Indonesia sampai berlarut-larut.

Yang terbaru, pihak kepolisian telah memberikan lampu hijau untuk diselenggarakannya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2021 yang menurut rencana akan digelar pada Juni 2021.

Sebagai langkah awal dan ujian bagi PSSI dan PT LIB, pihak kepolisian memberikan izin kepada turnamen pramusim Piala Menpora 2021 pada 20 Maret hingga 25 April 2021.

Penerapan protokol kesehatan pada Piala Menpora ini akan menjadi acuan bagi Polri akan mengizinkan ataukah tidak mengizinkan untuk Liga 1 dan Liga 2 2021.

Ricky Nelson mengaku senang atas izin yang telah diberikan meski ia menilainya sangat lambat karena negara lainnya sudah kembali berkompetisi sejak tahun lalu.

“Bagus sekali, itu artinya kami sudah bisa berkompetisi lagi. Negara lain kan bisa, masa kita justru tidak jalan-jalan sama sekali,” kata Ricky Nelson, . . . Gabung . . . Selasa (23/02/21).

Namun demikian, Ricky Nelson tetap bersyukur karena berjalannya kembali kompetisi sepak bola di Indonesia sudah dinanti-nantikan oleh banyak pelaku industri sepak bola di Tanah Air.

“Sudah cukup banyak pihak yang bergantung dan berharap sepakbola dapat berputar. Jumlahnya tidak sedikit, bisa ribuan orang,” ujar Ricky Nelson.

“Mayoritas diantaranya memang secara langsung bergantung dengan dunia sepakbola yang sudah mulai menjadi sebuah industri di Indonesia,” tambah pelatih sepakbola berlisensi A AFC ini.

Skuad Sulut United sendiri masih menunggu keputusan dari manajemen terkait kapan akan berkumpul kembali untuk mulai latihan.

x

Check Also

Kompetisi 2020 Ditunda, PSSI dan PT LIB Diminta Belajar Ke Negara Tetangga

Manado – Pelatih Sulut United, Ricky Nelson, meminta agar pemangku kebijakan sepak bola di Indonesia ...