Home > Berita Bola > Bola Internasional > Seedorf Merasa Pelatih Kulit Hitam Mendapat Perlakuan Diskriminatif

Seedorf Merasa Pelatih Kulit Hitam Mendapat Perlakuan Diskriminatif

Jakarta – Legenda AC Milan, Clarence Seedorf, mengaku masih terjadi diskriminasi terhadap pelatih berkulit hitam di dunia sepak bola. Hal ini ia alami sendiri saat dirinya tidak lagi aktif menjadi pemain.

Clarence Seedorf sendiri pernah memenangi Liga Champions bersama tiga klub berbeda, Ajax Amsterdam, Real Madrid dan AC Milan.

Setelah tidak lagi bermain di AC Milan Seedorf mendapatkan kesempatan untuk melatih skuad Rossoneri ada 2014. Namun Seedorf hanya bertahan empat bulan, ia dipecat sebagai pelatih tim yang pernah dibelanya selama 10 tahun.

Seedorf hanya diberi kesempatan empat bulan untuk melatih, padahal seharusnya ia mengantongi kontrak selama dua setengah tahun.

Setelah gagal di AC Milan, Clarence Seedorf kemudian melatih Deportivo La Coruna, Shenzhen dan Kamerun.

Setelah dari Kamerun, Seedorf tenyata menganggur selama dua tahun dan tidak lagi mendapatkan tawaran untuk melatih.

Karena itu, Seedorf menyoroti bagaimanan diskriminasi pada pelatih kulit hitam masih terjadi dan harus segera dihapuskan.

“Saya bermain 12 tahun di Italia, setelah melatih AC Milan, meski telah melakukan pekerjaan hebat, saya tak menerim panggilan lagi. Belanda adalah negara saya, sekali lagi, tidak ada panggilan dari sana,” kata Clarence Seedorf.

“Di lowongan kerja sebagai pelatih, ada ketidak setaraan kesempatan. Kita bisa lihat kalau tidak ada pelatih berkulit hitam yang berada di klub raksasa sepak bola,” lanjutnya.

Menurut Seedorf, diskriminasi kesempatan kepada pelatih berkulit hitam memang cukup memprihatikan, khususnya di sepak bola Eropa.

Seedorf kemudian menyinggung kasus Patrick Vieira dan Thierry Henry kini justru menjadi pelatih di Liga Amerika Serikat atau MLS.

Di Premier League Inggris sebenarnya sudah ada kebijakan tersendiri agar tidak terjadi diskriminasi terhadap pelatih berkulit hitam, tapi faktanya di Liga Inggris hanya ada satu pelatih berkulit hitam, yakni Nuno Espirito Santo yang kini melatih Wolverhampton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemain Indonesia Yang Berkarir di Eropa Masih Sulit Tembus Starting Eleven

Jakarta – Di tengah banyaknya pemain Indonesia yang ingin berkarir di luar negeri, khususnya Eropa, ...