Home > Berita Liga Indonesia > Piala Menpora 2021, 5 Pemain Bintang Ini Absen

Piala Menpora 2021, 5 Pemain Bintang Ini Absen

Atmosfer sepak bola Indonesia akhirnya kembali bergairah. Kepastian itu didapat setelah Kepolisian Republik Indonesia memberikan izin penyelenggaraan turnamen pramusim sepak bola yang diberi nama Piala Menpora 2021. Turnamen ini akan diikuti 20 klub terbaik yang ada di Indonesia. Sebanyak 18 klub berasal dari peserta Shopee Liga 1 2020, sedangkan dua sisanya berasal dari klub Liga 2 yaitu PSMS Medan dan Sriwijaya FC.
Tapi, perhelatan Piala Menpora 2021 diprediksi berbeda dengan turnamen pramusim lainnya. Alasannya, turnamen ini digelar tertutup tanpa kehadiran penonton di stadion.

Baca Juga : Kawal Piala Menpora 2021, Polres Malang Siapkan Personel Penjagaan

Selain itu, Piala Menpora 2021 menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Selain dilarang datang ke stadion, para suporter juga diharamkan mengadakan nonton bareng yang memicu kerumunan. Piala Menpora 2021 diprediksi juga tidak menarik karena banyaknya pemain bintang Shopee Liga 1 yang absen. Mereka sudah terlanjur hengkang ke luar negeri untuk melanjutkan karier karena tidak mendapatkan kepastian nasib kompetisi.

Siapa saja pemain bintang di Shopee Liga 1 yang kiprahnya tidak akan terlihat di Piala Menpora 2021? Berikut ini lima pemain berkualitas yang akan absen di Piala Menpora 2021.

1. Saddil Ramdani

Bhayangkara Solo FC tidak akan diperkuat Saddil Ramdani pada Piala Menpora 2021. Pemain berusia 22 tahun itu memutuskan pergi dan bergabung dengan Sabah FC. Padahal, Saddil Ramdani merupakan sosok penting di Bhayangkara FC. Pada Shopee Liga 1 2020, Saddil tampil dalam tiga pertandingan dan menjadi sosok pendobrak lini pertahanan lawan.
Bhayangkara Solo FC harus memutar otak untuk mencari pengganti Saddil di sektor sayap kanan. Sosok itu harus punya kriteria yang sama dengan Saddil seperti lincah, punya tembakan terukur, dan mampu diandalkan dalam mencetak assist dan gol.

2. Makan Konate

Makan Konate dikenal sebagai gelandang tangguh di sepak bola Indonesia. Pemain asal Mali itu juga disebut sebagai sosok spesialis turnamen. Makan Konate berhasil membantu Arema FC menjuarai turnamen pramusim Piala Presiden 2019 dengan sumbangan empat gol. Adapun pada 2020, Makan Konate juga berhasil membantu Persebaya Surabaya menjuarai turnamen pramusim Piala Gubernur Jatim dengan torehan tiga gol.
Tapi, Makan Konate memilih hengkang pada awal Januari 2021 dan bergabung . . . Gabung . . . dengan Terengganu FC di Liga Super Malaysia. Kehilangan Makan Konate tentu meninggalkan lubang di lini tengah Persebaya Surabaya pada Piala Menpora 2021.

3. Paulo Sergio

Tidak bisa dimungkiri keberhasilan Bali United dalam meraih gelar Liga 1 2019 terwujud karena bantuan Paulo Sergio. Pemain asal Portugal itu merupakan maestro lini tengah Bali United. Paulo Sergio dikenal sebagai sosok yang mampu mengatur tempo permainan sampai memberikan umpan akurat. Tapi, kiprah Paulo Sergio tidak akan terlihat pada Piala Menpora 2021. Paulo Sergio memilih pulang ke Portugal karena pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia.
Tanpa Paulo Sergio, pelatih Stefano Cugurra Teco tentu harus memutar otak menemukan sosok pengganti yang tepat agar alur serangan Bali United tak terganggu.

4. Oh In-kyun

Kiprah Oh In-kyun juga tidak akan mewarnai Piala Menpora 2021. Sang pemain sudah memutuskan hengkang dari Arema FC karena ketidakpastian nasib kompetisi 2020. Oh In-kyun merupakan gelandang tangguh yang dikenal kreatif dalam memainkan perannya di lini tengah. Tanpa Oh In-kyun, lini tengah Arema tentu akan limbung.
Pemain asal Korea Selatan itu dikenal dengan sosok yang lincah dan pandai mengatur tempo serangan. Arema harus mencari sosok gelandang kreatif lain untuk bisa meraih kesuksesan di Piala Menpora 2021.

5. David da Silva

Persebaya Surabaya tidak akan diperkuat David da Silva pada Piala Menpora 2021. Pemain asal Brasil itu mantap memilih hengkang dan bergabung dengan Terengganu FC. Kepergian David da Silva terjadi karena ketidakpastian nasib kompetisi Shopee Liga 1 2020 yang akhirnya dihentikan. Tanpa David da Silva tentu membuat kualitas lini depan Persebaya dipertanyakan.
Apalagi sang pemain dikenal tajam saat membela Persebaya dalam turnamen. Hal itu sudah dibuktikan saat membawa Persebaya menjuarai turnamen pramusim bertajuk Piala Gubernur Jatim 2020 dengan sumbangan tiga gol.

x

Check Also

Masa Pandemi, Bisnis Sepatu Bola Hamka Hamzah Justru Laku Keras

Jakarta – Meski di masa pandemi di mana banyak usaha yang mengalami kesulitan, namun usaha ...