Home > Berita Liga Indonesia > Persebaya Surabaya > Persebaya Berburu Kiper Baru Usai Angga Saputra Memilih Hengkang

Persebaya Berburu Kiper Baru Usai Angga Saputra Memilih Hengkang

Surabaya – Penjaga gawang Persebaya Surabaya, Angga Saputra, memutuskan untuk mundur dari klub kebangganan Arek Suroboyo ini pada Senin (15/02/21).

Pernyataan mundur Angga Saputra ini ia ungkapkan melalui akun Instagram pribadinya.

“Terima kasih kepada manajer, pengurus, jajaran staf dan rekan-rekan di Persebaya. Mohon maaf kalau selama kita bekerja sama ada salah ucapan dan tingkah laku yang kurang baik, sekali lagi saya mohon maaf,” tulis Angga.

Dengan mundurnya Angga Saputra ini, maka Persebaya Surabaya hanya memiliki dua kiper berpengalaman, yakni Rivky Mokodompit dan Ernando Ari, serta satu kiper muda yang baru saja dipromosikan, yaitu Andhika Ramadhani.

Terkait hal ini, pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso kemudian berencana untuk mencari kiper baru untuk menggantikan posisi Angga Saputra.

“Yang jelas ya kami ke depan pasti akan cari kiper. Karena kalau kipernya dua dalam satu tim ya pasti tidak mencukupi,” kata Aji Santoso, Selasa (16/02/21).

“Nanti akan saya diskusikan dengan pelatih kiper. Saya kira siapa yang layak bergabung dengan . . . Gabung . . . tim Persebaya,” lanjutnya.

Nama Angga Saputra menambah daftar panjang pemain Persebaya Surabaya yang menyatakan mundur. Sebelumnya, Persebaya harus kehilangan semua pemain asingnya karena ketidakjelasan kompetisi sepak bola di Indonesia. Mereka adalah David Da Silva, Mahmoud Eid, Makan Konate, dan Aryn Williams.

Kini keempatnya sudah bergabung bersama klub barunya di luar negeri, dan telah mulai bertanding. David Da Silva dan Makan Konate bergabung bersama klub Malaysia, Terengganu FC. Mahmoud Eid membela klub Qatar, Al-Mesaimeer Sports Club. Sementara Aryn Williams membela klub kasta keenam Liga Inggris, Havant &Waterlooville FC.

x

Check Also

Bek Asing Persebaya Bandingkan Inggris dan Indonesia Melihat Pandemi Covid-19

Surabaya – Bek asing Persebaya Surabaya, Alie Sesay, mencoba untuk membandingkan bagaimana Inggris dan Indonesia ...