Home > Berita Bola > Bola Internasional > Pemain Indonesia Yang Berkarir di Eropa Masih Sulit Tembus Starting Eleven

Pemain Indonesia Yang Berkarir di Eropa Masih Sulit Tembus Starting Eleven

Jakarta – Di tengah banyaknya pemain Indonesia yang ingin berkarir di luar negeri, khususnya Eropa, ada sebuah fakta yang tidak bisa dipungkiri yakni pemain Indonesia masih sulit untuk menembus starting eleven di sana.

Seperti diketahui, di tengah masih terhentinya kompetisi sepak bola di Indonesia, banyak pemain asal Indonesia yang dilirik oleh klub-klub dari luar negeri.

Sebut saja Ryuji Utomo yang saat ini bergabung bersama Penang FC(Malaysia), Todd Rivaldo Ferre di Lampang FC (Thailand), dan Syahrian Abimanyu bergabung bersama Johor Darul Takzim namun kemudian dipinjamkan ke klub Australia, Newcastle Jets.

Ada pula bek timnas Indonesia Asnawi Mangkualam yang bergabung bersama klub kasta kedua Korea Selatan, Ansan Greeners.

Sedangkan ada dua pemain Indonesia lainnya yang saat ini direkrut oleh klub Eropa, yakni Brylian Aldama dan Bagus Kahfi.

Brylian Aldama dikontrak selama 1,5 tahun oleh klub kasta tertinggi Kroasia, HNK Rijeka. Sedangkan Bagus Kahfi yang direkrut oleh klub Belanda, Utrecht FC.

Sebelum Bagus Kahfi dan Brylian Aldama menginjak Eropa, saat ini ada dua pemain Indonesia yang berkarir di Eropra. Mereka adalah Egy Maulana Vikri yang bermain untuk klub Polandia Lechia Gdansk, dan Witan Sulaiman yang membela klub Serbia, FK Radnik Surdulica.

Namun demikian, baik Egy Maulana Vikri maupun Witan Sulaiman, mengalami kesulitan untuk bisa menembus ke starting eleven dan mendapatan kesempatan bermain reguler.

Sejak bergabung bersama Lechia Gdansk pada 9 Juli 2018, Egy Maulana tetap kesulitan masuk ke starting eleven.

Dari catatan Transfermarkt, pemain yang akan . . . Gabung . . . habis masa kontraknya pada 30 Juni 2021 2021 ini hanya bermain di dua pertandingan pada musim 2018/2019, dengan total waktu bermain 10 menit.

Pada musim 2019/20, Egy Maulana Fikri mendapatkan sedikit peningkatan, yakni bermain di 45 menit, tetapi hanya di satu laga.
Selebihnya, Egy berada di bangku cadangan dalam 19 pertandingan liga.

Sementara pada usim 2020/2021 ini, Egy sudah bermain di lima pertandingan dengan total 62 menit bermain. Dari semua laga tersebut, Egy masuk dari bangku cadangan.

Sedangkan Witan Sulaeman baru bergabung bersama FK Radnik Surdulica pada Februari 2020. Sementara itu, kontraknya akan berakhir pada Juni 2023.

Musim pertamanya bersama FK Radnik Surdulica, Witan mendapatkan debutnya saat melawan Radnicki Cis pada pekan ke-29 Super Liga Srbije 2019/2020. Ia bermain selama 26 menit, dan masuk dari bangku cadangan.

Pada pekan ke-30, Witan mendapatkan kesempatan bermain sebagai starter saat melawan FK Vozdovac. Pada laga ini, Witan hanya bermain selama 45 menit.

Sementara pada musim 2020/21 Witan sama sekali belum pernah bermain, dan empat kali duduk bangku cadangan.

x

Check Also

Prediksi Ukraina vs Prancis, 5 September 2021, Kualifikasi Piala Dunia 2022

Jakarta – Dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa Grup D hari Minggu (5/9/2021), ...