Home > Berita Liga Indonesia > Pelatih Hanya Bisa Pasrah Manajemen Bubarkan Skuad

Pelatih Hanya Bisa Pasrah Manajemen Bubarkan Skuad

Pelatih Sulut United, Ricky Nelson, memaklumi kebijakan yang ditempuh oleh manajemen klub untuk membubarkan skuat beberapa waktu lalu. Tepatnya pada Selasa (26/01/21) lalu, jajaran tim pelatih sampai 23 pemain yang diikat kontrak sejak 2020, resmi dibebas tugaskan dan sekarang berstatus free transfer.

Kebijakan itu mengundang banyak pertanyaan, karena beberapa hari sebelumnya PSSI sudah menghentikan musim kompetisi 2020 untuk beralih ke musim 2021. Tapi, akibat belum rilisnya jadwal Liga 2 2021 membuat manajemen klub berjuluk Hiu Utara dengan berat hati mengikuti jejak PSMS Medan yang lebih dulu membubarkan skuat.

“Saya sangat mengerti bahwa klub tidak mungkin terus menerus membayar gaji pemain dan pelatih dalam kondisi yang tidak pasti,” kata Ricky Nelson.

“Masuk akal manajemen klub mengambil langkah untuk membubarkan skuat karena memang juga kompetisi Liga 2 2020 sudah dibubarkan,” kata pria kelahiran Kupang ini.

Ricky Nelson sendiri tidak terkejut . . . Gabung . . . dengan kebijakan itu karena jauh hari sebelumnya, manajemen Sulut United sudah melakukan koordinasi dengan jajaran tim pelatih.

“Ya, ada pemberitahuan terlebih dahulu dari manajemen klub tentang hal itu (pembubaran skuat). Tapi semua ini kan lebih kepada karena PSSI yang sudah membatalkan kompetisi,” kata Ricky Nelson.

Sekadar informasi, Ricky Nelson sudah menjabat posisi sebagai pelatih Sulut United sejak putaran kedua Liga 1 2019. Kehadirannya membuat klub biru langit lolos dari jurang degradasi.

 

 

x

Check Also

Zainudin Amali Tantang Raffi Ahmad Sumbang Pemain di Olimpiade 2032

Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali berkesempatan memberikan motivasi kepada para atlet Indonesia ...