Home > Berita Liga Indonesia > Bali United > Paulo Sergio Berpeluang Kembali Merumput di Liga Indonesia

Paulo Sergio Berpeluang Kembali Merumput di Liga Indonesia

Denpasar – Mantan pemain Bali United Paulo Sergio, membuka peluang dirinya kembali bermain di Liga Indonesia setelah pada Oktober lalu memutuskan hengkang dari Bali United.

Sergio yang kini berstatus bebas transfer mengaku tengah didekati oleh sejumlah klub Liga 1.

Sebelumnya, baik Sergio maupun bos Serdadu Tridatu Yabes Roni menyebut bahwa keluarga menjadi alasan Sergio untuk mundur dari Bali United, meski alasan sebenarnya adalah ketidaksepakatan soal pemotongan gaji yang tinggal 25 persen.

“Sekarang status saya adalah pemain bebas transfer. Saya sebelumnya telah mencapai kesepakatan dengan Bali United untuk mengakhiri kontrak, karena mereka mengaku hanya bisa membayar gaji 25 persen akibat pandemi COVID-19,” kata Sergio.

“Saya tidak setuju (dengan keputusan) itu. Saya lalu berbicara dengan asosiasi pemain, dan mereka membantu saya. Klub tidak ingin masalah ini berlanjut ke pengadilan, dan kami akhirnya sepakat mengakhiri kesepakatan. Saya sebetulnya masih terikat kontrak satu tahun lagi,” lanjutnya.

Meski kini Sergio telah berusia 37 tahun namun ia belum ingin untuk gantung sepatu, meski tentu saja ia tidak bisa meneruskan karirnya di Portugal karena faktor usia.

“Saya ingin segera kembali bekerja. Tapi saya tahu akan sulit mendapatkan klub di Portugal. Anda akan dianggap sebagai pemain tua jika usianya sudah melebihi 30 tahun. Saya memahami kebijakan klub yang ingin menggunakan pemain muda, tapi saya kira mereka butuh menyeimbangkan tim,” tutur Sergio.

“Tentu saja saya ingin . . . Gabung . . . bermain di negara saya lagi, tapi yang paling saya inginkan adalah berkompetisi. Saya belum mau berhenti sekarang. Saya menerima beberapa tawaran dari Indonesia, karena mereka akan kembali menggulirkan liga antara Juni dan Juli,” sambungnya.

Sergio juga mengaku tidak setuju dengan pendapat sejumlah pihak yang memandang sebelah mata terhadap kompetisi sepak bola di Indonesia.

“Mungkin banyak orang yang bilang kualitas liganya sangat rendah, tapi mereka sebetulnya salah. Liganya sangat sulit, karena mereka bermain sangat cepat dan agresif. Wasit terkadang membiarkan saja ketika ada pelanggaran keras dari kiri dan kanan,” ucap Sergio.

“Klub mendatangkan banyak pemain ternama, seperti Carltol Cole dari Chelsea, (Michael) Essien dari Chelsea, Peter Odemwingie dari West Ham. Mereka pemain yang punya nilai jual tinggi. Itu yang menjadi alasan klub mendatangkan pemain ternama, pemain bintang,” lanjutnya.

“Tapi anehnya, di klub saya (Bali United), mereka juga menjadikan saya sebagai pemain bintang. Ini menunjukkan mereka ingin berkembang,” ucap Sergio.

x

Check Also

Stadion Kapten I Wayan Dipta Bakal Didaftarka ke MURI Karena Punya Fasilitas Ini

Denpasar – Setelah menjalani renovasi selama tujuh bulan, stadion kebanggaan masyarakat Bali, Stadion Kapten I ...