Home > Berita Liga Inggris > Mourinho Buka Suara Usai Tottenham Dibungkam Chelsea

Mourinho Buka Suara Usai Tottenham Dibungkam Chelsea

Strategi Jose Mourinho saat mendampingi Tottenham Hotspur melawan Chelsea dalam pertandingan pekan ke-22 Liga Inggris di Tottenham Hotspur Stadium, Kamis (4/2/2021) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB mendapat pertanyaan. Mourinho tidak mampu menghindarkan Spurs dari kekalahan 0-1. Chelsea menang berkat gol semata wayang Jorginho pada menit ke-24.

Kemenangan ini membawa pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, kepada prestasi membanggakan. Thomas Tuchel menjadi pelatih Chelsea pertama yang berhasil menorehkan catatan tidak kebobolan dalam tiga pertandingan perdananya sejak Jose Mourinho melakukannya bersama The Blues pada Agustus 2004.

Saat itu, Mourinho juga membuat seluruh lawan Chelsea gagal mengukir gol dalam tiga partai perdananya sebagai pelatih Chelsea. Tapi, taktik Mourinho sekarang malah dipertanyakan, khususnya soal pergantian pemain. Sebelum duel melawan Chelsea, Jose Mourinho memang sudah memiliki beban berat. Masalah besar yang dimiliki Mourinho adalah absennya ujung tombak Tottenham Hotspur, Harry Kane.

Kane sekarang berstatus sebagai pencetak gol terbanyak Spurs di Premier League 2020-2021 dengan 12 gol. Tapi, Kane tidak bisa merumput karena cedera ankle. Jose Mourinho menganggap Carlos Vinicius, yang menggantikan tugas Harry Kane, masih belum leluasa menerapkan taktik yang diberikannya.

“Vinicius adalah pemain dengan semangat luar biasa,” kata Jose Mourinho seperti dilansir dari BBC.

“Tapi, pemahamannya tentang cara menekan lawan merupakan sesuatu yang masih membuat Vinicius tidak nyaman.”

“Pada babak kedua, kami membuat Chelsea jauh lebih kesulitan.”

“Kami menekan mereka dengan lebih bagus dan saya menilai kami pantas mendapatkan sesuatu yang lebih pada babak kedua,” kata ucap melanjutkan.

Carlos Vinicius memang minim mendapat kesempatan bermain pada Liga Inggris musim ini. Sebelum menjalani . . . Gabung . . . partai melawan Chelsea, Vinicius baru beraksi 70 menit di Premier League. Anehnya, Jose Mourinho tidak menurunkan Gareth Bale saat melawan Chelsea. Ternyata, Mourinho memiliki alasan tersendiri terkait Bale.

Mourinho baru melakukan pergantian pemain pada menit ke-69. Secara bersamaan Mourinho mengeluarkan Steven Bergwijn dan Tanguy Ndombele. Jose Mourinho memilih memasukkan Lucas Moura dan Erik Lamela. Kesimpulan yang diambil Mourinho tergolong membingungkan.

Kalau berbicara produktivitas, maka fakta menunjukkan Moura (1 gol) dan Lamela (0) tidak lebih bagus dibandingkan dengan Bale (1). Kemampuan Bale (229 menit) malah patut mendapat apresiasi lebih karena sebelum pertandingan Spurs versus Chelsea dirinya mempunyai menit bermain lebih sedikit daripada Moura (488) di Liga Inggris 2020-2021. Saat ditanya soal Gareth Bale, Jose Mourinho memberikan jawaban absurd.

“Saya melakukan yang terbaik, dia melakukan yang terbaik,” kata Jose Mourinho.

“Semua orang melakukan yang terbaik,” kata Mourinho menambahkan.

Absennya Harry Kane membuat Tottenham Hotspur kelabakan. Selain Kane, dua pemain Spurs yang paling rajin menciptakan gol pada Premier League musim ini adalah Son Heung-Min dan Tanguy Ndombele. Tapi, kemampuan Son (12 gol) dalam menggetarkan jala gawang musuh empat kali lipat lebih oke dibandingkan Ndombele (3).

x

Check Also

Jadon Sancho

Sudah Resmi, Jadon Sancho Tak Sabar Jajal Premier League

Manchester – Setelah resmi diumumkan sebagai pemain baru Manchester United, Jadon Sancho sudah mengaku tidak ...