Home > Berita Liga Italia > Momen Ronaldo Kepo Dengan Teknologi Garis Gawang Yang Dipakai Wasit

Momen Ronaldo Kepo Dengan Teknologi Garis Gawang Yang Dipakai Wasit

Cristiano Ronaldo sudah menjadi bintang kemenangan Juventus pada saat mengalahkan AS Roma 2-0 dalam laga pekan ke-21 Liga Italia di Stadion Allianz.

Megabintang asal Portugal itu mencetak satu gol pada menit ke-13. Sementara satu gol lagi tercipta akibat bunuh diri bek AS Roma, Roger Ibanez pada menit ke-69.

Gol pertama dari Cristiano tercipta usai memanfaatkan umpan dari Alvaro Morata. Ronaldo sempat mengontrol bola di luar kotak penalti, lalu melepas sebuah tendangan dengan kaki lemahnya, yakni kaki kiri.

Bola sepakan dari Ronaldo meluncur mulus masuk ke dalam gawang AS Roma tanpa bisa dihentikan oleh kiper tim tamu, Pau Lopez. Ini adalah gol ke-140 Cristiano yang dicetak menggunakan kaki kiri sepanjang kariernya.

Seakan tidak cukup hanya mencetak satu gol, Ronaldo juga nyaris mencetak 2 gol dalam laga ini setelah sepakannya hanya memantul tiang gawang.

Cristiano Ronaldo akhirnya segera mendekati wasit yang memimpin untuk mengecek apakah bola yang ditendangnya melewati garis gawang pada saat memantul ke bawah.

Wasit segera menunjukkan alat yang ada di tangannya, yang diketahui terhubung dengan teknologi garis gawang. Cristiano Ronaldo tidak puas hanya dikasih lihat, ia mencoba memegangi tangan wasit.

Sang wasit mengelak, serta hanya tertawa sendiri melihat tingkah dari Ronaldo. Satu gol Cristiano Ronaldo ke gawang AS Roma membawanya menjadi top scorer sementara di Serie-A dengan koleksi 16 gol musim ini.

Ia mendapat pujian khusus dari pelatih AS Roma, Paulo Fonseca pasca-laga.

“Golnya Cristiano Ronaldo?,” tanya Fonseca kepada wartawan dilansir SatuPedia.com dari Sky Sports.

“Itulah mengapa dia menjadi yang terbaik di dunia, karena dia bisa mencetak gol semacam itu.”

“Kami tak melakukan kesalahan di gol itu, itu hanya karena Ronaldo (yang mencetaknya),” tambahnya.

Kemenangan ini mendekatkan Juventus ke duo Milan di klasemen Liga Italia 2020-2021.

Juventus kini bertengger di posisi ketiga klasemen Serie A dengan 42 poin. I Bianconeri berada tepat di bawah Inter Milan (47 poin) dan AC Milan (46).

Gol Pertama di Usia 36 Tahun

Gol Cristiano ke gawang AS Roma juga menjadi gol pertama sang megabintang di usia 36 tahun.

Seperti diketahui, Cristiano Ronaldo baru saja berulang tahun ke-36 pada Jumat (5/2/2021).

Angka 36 tentunya bukan usia yang muda lagi untuk seorang pemain sepak bola. Akan tetapi, Ronaldo rupanya masih mampu tampil apik dan bahkan menjadi andalan bagi Juventus musim ini.

Menurut data Transfermarkt yang dilansir Satupedia.com, Ronaldo telah berkarier sebagai pesepak bola profesional selama hampir 19 tahun.

Sambil meryakan ulang tahunnya ke-36, Ronaldo menyampaikan maaf kepada para penggemarnya di instagram. Selain itu, Ronaldo juga menyampaikan terima kasih kepada para penggemarnya yang selalu memberikan dukungan.

Namun, Ronaldo mengaku bisa menjanjikan satu hal kepada para pendukungnya setianya. Satu hal yang dijanjikan oleh Ronaldo adalah akan selalu bermain totalitas 100 persen untuk memberikan yang terbaik dalam setiap laga.

“36 tahun, luar biasa!” tulis Ronaldo.

“Rasanya seperti semuanya dimulai kemarin, tapi perjalanan ini sudah penuh dengan petualangan dan cerita untuk diingat. Bola pertamaku, tim pertamaku, gol pertamaku. Waktu begitu cepat berlalu!”

“Dari Madeira ke Lisbon, dari Lisbon ke Manchester, dari Manchester ke Madrid, dari Madrid ke Turin, tetapi yang terpenting, dari lubuk hati saya hingga seluruh dunia.”

“Saya telah memberikan semua yang saya bisa. Saya tidak pernah . . . . . . menahan diri dan saya selalu berusaha memberikan versi terbaik dari diri saya.”

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Cristiano Ronaldo (@cristiano)

“Sebagai imbalannya, Anda memberi saya cinta dan kekaguman Anda, kehadiran Anda, dan dukungan tanpa syarat Anda. Untuk itu, saya tidak akan pernah bisa cukup berterima kasih. Saya tidak bisa melakukan ini semua tanpa Anda.”

“Saat saya merayakan ulang tahun ke-36 dan tahun ke-20 sebagai pesepakbola profesional, saya minta maaf karena saya tidak bisa menjanjikan 20 tahun karier profesional lagi.”

“Namun, yang bisa saya janjikan adalah selama saya terus maju, Anda tidak akan pernah menerima kurang dari 100 persen dari saya!”

“Sekali lagi, terima kasih atas semua dukungan Anda dan untuk pesan baik serta inisiatif Anda selama hari ini. Itu sangat berarti bagi saya dan Anda semua memiliki tempat khusus di hati saya,” tambahnya.

x

Check Also

Juventus Tempel Terus Gabriel Jesus, Tidak Mau Menyerah Begitu Saja

Kabar mengenai ketertarikan Juventus terhadap Gabriel Jesus masih saja terdengar. Si Nyonya Tua dilaporkan masih intens berkomunikasi ...