Home > Berita Liga Italia > Kasus Pengaturan Skor, Pemain Bintang Serie A Ini Berakhir di Jeruji Besi

Kasus Pengaturan Skor, Pemain Bintang Serie A Ini Berakhir di Jeruji Besi

Mengenang perjalan karier dari ikon Liga Italia Serie A, Cristiano Doni, dari jadi pujaan publik Atalanta sampai dengan berakhir di jeruji besi.

Liga Italia era 90-an serta 2000-an disebut sebagai liga sepak bola yang terbaik di dunia. Di era itu, juga sudah terdapat banyak sekali pemain-pemain yang sudah menjadi ikon sepak bola Italia.

Dari sekian banyaknya bintang, salah satu yang sudah paling menonjol adalah sosok Cristiano Doni. Siapa yang tidak mengenal nama pemain yang satu ini.

Di masa kejayaannya pada awal tahun 2000-an, ia juga merupakan pemain andalan dari klub Atalanta. Bisa juga dibilang, ia merupakan legenda dari klub yang bermarkas di Bergamo itu.

Bagaimana tidak, pemain yang berposisi sebagai playmaker ini sudah tercatat berseragam Atalanta selama 10 tahun dalam dua periode. Pertama dari tahun 1998-2003, kemudan dari tahun 2006-2011.

Memulai karier di klub-klub gurem seperti Rimini, Modena, dan Pistoise, nama Cristiano Doni akhirnya mulai mencuri perhatian pada saat membawa klub Serie C, Bologna, promosi ke Serie A.

Bersama I Rosoblu, ia akhirnya sudah sukses menjuarai Serie C1 1994/95 serta Serie B 1995/96.

Dari dua musim itu, ia total sudah tampil sebanyak 54 laga serta sudah menyumbang 11 gol. Kehebatannya pada usia muda sudah membuat Atalanta tertarik untuk memboyongnya pada 1998.

Tak butuh waktu lama, Doni akhirnya berhasil menjadi andalan dari klub dalam mengarungi Serie A.

Doni merupakan pemain yang sudah dianugerahi kemampuan untuk bisa mencetak gol serta memberikan assist. Bersama dengan Atalanta, Doni bahkan juga sudah mendapat panggilan ke Timnas Italia dari tahun 2001-2002.

Usai musim yang gemilang di Bergamo, pada 2003 Cristiano Doni memutuskan untul hengkang ke klub Sampdoria. Namun, ia hanya menjalani dua musim saja di Luigi Ferraris dengan catatan 44 penampilan serta 7 gol.

Setelah itu, Doni mencoba peruntungan di LaLiga Spanyol bersama dengan Real Mallorca. Namun di Mallorca karier Doni tidak begitu mengkilap.

Ia pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke Serie A ke pelukan klub yang sudah membesarkan namanya, Atalanta. Periode kedua kebersamaannya dengan . . . Gabung . . . Atalanta pun bisa dibilang menjadi tahun-tahun terbaiknya.

Siapa sangka, mesti tidak setenar dulu, ia masih sanggup menorehkan 48 gol dari 151 laga bersama dengan Atalanta di seluruh kompetisi.

Ia pun sudah resmi didapuk sebagai legenda dari klub oleh publik Atleti Azzurri d’Italia dengan total torehan 112 gol dari 323 laga.

Sayang, karier gemilangnya di Atalanta harus diakhiri dengan lebih cepat. Sebab, pada 2011 ia sudah mendapatkan sebuah sanksi berat dari FIGC atas kasus pengaturan skor (Match Fixing).

Dipenjara karena Match Fixing

Cristiano Doni harus secara mengejutkan terlibat dalam skandal pengaturan skor yang sudah terungkap pada 2011. Doni terbukti bersalah bersama dengan 16 pemain dari Liga Italia lainnya, termasuk legenda Bologna, Beppe Signori.

Karena kasus tersebut, Cristiano Doni akhirnya dilarang untuk mengikuti kegiatan sepak bola selama 3,5 tahun oleh FIGC. Bukan cuma sanksi larangan untuk bermain, Doni bahkan juga sampai dijebloskan ke penjara akibat aksi tidak terpujinya tersebut.

Atalanta pun menjadi klub yang paling kena imbas. Selain menanggung malu, mereka juga harus dikurangi 6 poin dalam klasemen B. Larangan bermain yang sampai dengan tiga tahun lebih memaksa Doni untuk pensiun pada usia 38 tahun.

“Saya telah melakukan tindakan bodoh. Paling sulit ketika saya menjelaskan hal ini kepada putri saya,” kata Doni, dilansir La Gazzetta dello Sport.

Penyesalan Cristiano Doni memang tidak lagi berarti. Karier hebat yang telah dibangunnya sekitar 20 tahun akhirnya harus berakhir dengan catatan memalukan dan jeruji besi.

Meski begitu, pesepak bola kelahiran Roma ini tetap diakui sebagai salah satu bakat terbaik dalam sejarah Liga Italia Serie A dan tentunya klub Atalanta.

x

Check Also

Laga Pramusim Inter Menang Telak, Hakan Calhanoglu Langsung Cetak Gol

Hakan Calhanoglu langsung menunjukkan performa bagus dengan mencetak gol dalam partai persahabatan yang mempertemukan Inter ...