Home > Berita Bola > Bola Internasional > Gabung Arsenal, Begini Perjalanan Karir Pemain Indonesia Yos Sonneveld

Gabung Arsenal, Begini Perjalanan Karir Pemain Indonesia Yos Sonneveld

London – Ketika sepak bola Tanah Air diramaikan dengan banyaknya pemain sepak bola asal Indonesia yang hijrah ke luar negeri demi mengejar karir dan karena ketidakjelasan kompetisi, ternyata ada pemain berdarah Indonesia yang kini tengah membela Arsenal.

Pemain tersebut adalah Yos Sonneveld, atau yang biasa dikenal dengan nama Indominator.

Yos Sonneveld memang bukanlah atlet sepak bola bola seperti Bagus Kahfi yang saat ini bergabung bersama FC Utrecht. Yos Sonneveld adalah atlet eSports profesional untuk permainan Pro Evolution Soccer (PES).

Yos Sonneveld dan Bagus Kahfi sama-sama terjun ke dunia sepak bola, namun hanya berbeda media perantaranya saja.

Posisi Yos Sonneveld pun tidak main-main di dalam karirinya. Indominator menjadi salah satu pemain andalan di Arsenal.

Berdasarkan catatan statistik dari efootballpro.konami.net, Yos Sonneveld telah 8 kali bertanding bersama Arsenal, dan mencatatkan 6 gol dan 3 assists.

Yang terbaru, pada Sabtu (12/02/21) lalu, Yos Sonneveld berhasil membawa Arsenal unggul atas Juventus dengan skor 2-1.

Kemenangan ini membawa Arsenal untuk sementara berada di peringkat ketiga pada ajang eFootball Pro League.

Untuk diketahui, eFootball Pro League merupakan kompetisi bergengsi eSports pada game PES di Eropa.

Ada 10 klub ternama Eropa yang ikut bergabung di ajang ini, yakni AS Monaco, Manchester United, Schalke, Barcelona, AS Roma, Bayern Munchen, Juventus, Arsenal, Galatasaray, dan Celtic.

Yos Sonneveld merupakan pemain blasteran Indonesia dan Belanda, dimana darah Indonesia berasal dari sang ibu. Yos Sonneveld sendiri memilih untuk menjadi warga negara Indonesia.

“Ayah saya adalah orang Belanda dan sudah tinggal dan bekerja di Indonesia selama lebih dari 20 tahun. Sedangkan ibu saya asli Semarang dan kami masih memiliki banyak keluarga di sana,” ungkap Yos Sonneveld.

Meski Yos Sonneveld yang lahir di Jakarta telah pindah ke Belanda sejak usianya masih muda, namun itu tidak mengurangi rasa cintanya . . . . . . kepada Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan dengan bergabungnya Yos Sonneveld bersama Timnas PES Indonesia pada SEA Finals 2018 di Malaysia. Saat itu, Yos Sonneveld satu tim bersama Adhie Qwa, Rio DS, dan Akbar Paudie.

Perkenalan Yos Sonneveld dengan dunia eSports berawal dari game Pro Evolution Soccer saat PS 3 dirilis.

“Saya mulai bermain PES saat PS 3 dirilis, setelah itu di 2015 saya mulai mengikuti turnamen. Cerita berlanjut pada 2017, saya pun menjadi juara di Belanda,” tutur Yos Sonneveld.

Pada 2018, Yos Sonneveld berhasil menjadi runner up pada ajang tingkat dunia untuk turnamen 3v3 PES League World Finals. Prestasi ini kemudian membuatnya direkrut oleh Celtic pada 2019 sebelum akhirnya kini pindah ke Arsenal.

Selama menjadi atlet eSports PES, ia dan rekan-rekannya berlatih selama 5 hari dalam seminggu, dan biasanya dilakukan pada sore hingga malam hari.

Sedangkan di saat senggang, di luar jam latihan, Yos Sonneveld dan kawan-kawan masih bisa menjalankan pekerjaan sampingan. Sementara itu, Yos Sonneveld memutuskan untuk melanjutkan studinya.

“Bagi saya, tidak ada masalah saat saya mencoba untuk menekuni dunia eSports sembari melanjutkan studi. Selama anda bisa merencanakan semuanya, maka seharusnya studi tidak akan mengganggu pekerjaan utama di dunia profesional eSports,” tutupnya.

Saat ini, Yos Sonneveld tengah menjalani jeda selama satu bulan, sebelum pada 13 Maret mendatang akan mewakili Indonesia di tingkat dunia eSports PES.

x

Check Also

Belanda Menang Telak 4-0 Atas Montenegro Dalam Ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022

Jakarta – Pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022, timnas Belanda berhasil menang telak atas Montenegro ...