Home > Berita Liga Indonesia > Cristian Gonzales Ungkap Kesannya Saat Sempat Berlabel Pemain Termahal Liga Indonesia

Cristian Gonzales Ungkap Kesannya Saat Sempat Berlabel Pemain Termahal Liga Indonesia

Di Liga Indonesia, Cristian Gonzales memang sudah berlabuh ke banyak klub, termasuk Persib Bandung. Bahkan saking banyaknya tim yang sempat dibela oleh mantan pemain Persib Bandung itu, dirinya pun pernah menjadi pemain dengan bayaran termewah di Liga Indonesia.

Tapi, Cristian Gonzales menjadi pemain dengan upah paling fantastis di Liga Indonesia itu bukan saat dirinya memperkuat Persib Bandung. Tepatnya, saat Gonzales mengarungi musim 2006 bersama Persik Kediri. Seperti diketahui, penyerang kelahiran Uruguay itu pernah menjadi bagian Persik.

Cristian Gonzales berseragam Persik Kediri mulai musim 2005-2008. Selama di Persik, Gonzales pun menjelma menjadi penyerang haus gol di Liga Indonesia. Bahkan, pemain berpostur 177 cm itu sempat menyabet empat kali raja gol Liga Indonesia saat di Persik Kediri.

Tidak tanggung-tanggung, Cristian Gonzales meraih empat gelar individu itu di Persik secara beruntun (2005/2006, 2006/2007, 2007/2008, 2008/2009). Bersama Persik pun, Gonzales sudah merasakan sekali mengangkat piala Liga Indonesia.

Persisnya, pemain dengan julukan El Loco itu membantu Persik Kediri menjadi yang terbaik di Liga Indonesia musim 2006/2007. Uniknya pada musim itu, Cristian Gonzales disematkan sebagai pemain termahal di Liga Indonesia.

Hal ini diungkapkan dalam channel YouTube LIB TV pada 5 Februari 2021. Dalam LIB TV, Gonzales disebut sempat menjadi pilar dengan bayaran selangit di Liga Indonesia 2006. Pada musim 2006, El . . . Gabung . . . Loco dikabarkan menerima bayaran kontrak dari klub sebesar 1,2 miliar dalam setahun.

Pemain yang sekarang berusia 44 tahun itu pun menyampaikan kesannya saat dilabeli pemain dengan bayaran termewah di Tanah Air.

“Ya bersyukur saja. Tapi, saya bukan pikir terlalu ke materi ya. ,” kata Cristian Gonzales seperti dilansir dari YouTube LIB TV, Jumat (5/2/2021).

“Saya pikir untuk prestasi dan kerja keras. Serta juga mungkin mereka hormati saya karena prestasi ya, bukan tentang materi. Apalagi waktu itu juga ada bonus besar,” kata Gonzales.

Lebih lanjut, Cristian Gonzales pun mengenang ketika Liga Indonesia musim 2006 saat itu berjalan dengan baik. Dimana saat kontrak akan selesai, para pemain langsung berbicara mengenai kontrak ke depannya seperti apa.

“Waktu itu, kompetisi memang luar biasa dan lancar terus, Misal, kami sudah selesai kompetisi, langsung kami bicara kontrak ke depan. Itu bagus,” kata striker naturalisasi timnas Indonesia itu.

x

Check Also

Dengan Bermitranya PSSI-Polri, Izin Lebih Mudah Dan Kompetisi Lebih Bersih

PSSI dan Mabes Polri sepakat menjalin kemitraan. Kerja sama itu dalam rangka penerbitan rekomendasi atau ...