Home > Berita Liga Italia > Antisipasi Calhanoglu Hengkang, Milan Pulangkan Pemain Akademi

Antisipasi Calhanoglu Hengkang, Milan Pulangkan Pemain Akademi

Tim raksasa dari Liga Italia Serie A, Stefano Pioli kini sudah berupaya untuk bisa memulangkan bintang masa depan ke San Siro.

Hal ini sudah belajar dari kesalahan AC Milan dalam kasus Manuel Locatelli. Saat bursa trasfer pada musim panas lalu, AC Milan sudah menjual Manuel Locatelli pada Sassuolo.

Ketika bersama Sassuolo, Manuel Locatelli akhirnya menjadi gelandang yang kuat serta mumpuni.

Terbukti dari 20 pertandingan yang sudah ia lakoni, pemain yang juga sudah masuk ke dalam skuat dari Timnas Italia itu sudah mampu membukukan dua buah gol serta dua assist.

Hasilnya, Locatelli kini sudah menajdi incaran dari banyak klub top Eropa, mulai dari Manchester City hingga dengan Juventus.

Tak ingin pengalaman pahit tersebut terulang, AC Milan kini sudah berniat untuk mengamankan jasa dari Tamasso Pobega. Ia memiliki posisi bermain layaknya Locatelli.

Masih berusia 21 tahun, ia kini sudah menjadi pemain pinjaman di Spezia. Keputusan dari AC Milan untuk bisa ‘menyekolahkan’ Pobega tergolong sudah benar.

Bersama dengan tim berstatus promosi tersebut, gelandang yang berusia 21 tahun itu sudah mampu membukukan tiga buah gol serta dua assist dari 14 laga yang sudah ia mainkan.

Dilansir laman Sempre Milan, catatan yang menawan dari sang pemain jebolan akademi ini sudah membuat AC Milan berniat untuk bisa memulangkannya lagi saat ketika masa peminjaman telah usai.

Ia dinilai sudah masuk skema bermain dari Stefano Pioli untuk bisa menjadi saingan bagi Bennacer maupun Hakan Calhanoglu.

Bahkan, Pobega juga sudah menjadi pemain yang sudah disiapkan sebagai antisipasi dari hengkangnya Hakan Calhanoglu. Di sisi lain, AC Milan kini juga sudah memiliki proyek yang tergolong sudah menjanjikan serta jangka panjang.

Rossoneri step by step kini sudah mencoba untuk bisa kembali ke masa kejayaan mereka. Terbukti pada musim ini Rossoneri sudah mampu bersaing dalam perebutan gelar Scudetto dalam Liga Italia.

Tim besutan dari Stefano Pioli itu kini sedang duduk di tangga kedua klasemen Serie A lewat . . . Gabung . . . koleksi 49 poin.

Sementara itu, CEO AC Milan, Ivan Gazidis juga sudah membahas kontribusinya semenjak sudah dipercaya memegang klub yang berjuluk Rossoneri.

Gazidis sudah ditunjuk sebagai CEO AC Milan pada 5 November 2018 setelah sembilan musim berada di Arsenal. Direktur Rossoneri tersebut juga sudah menjelaskan bagaimana dia nantinya akan mengubah klub selama tiga tahun terakhir.

Ia juga sudah mengatakan bahwa pada awal kedatangannya, Rossoneri sedang dalam situasi keuangan yang cukup buruk. Situasi ini disebut Gazidiz tidak dapat diselesaikan hanya dengan waktu semalam.

Dirinya pun pada keputusan awalnya sudah memilih untuk memangkas biaya pengeluaran serta mengingatkan untuk kualitas serta kinerja ditingkatkan.

“Kami datang ke klub yang berada dalam situasi keuangan yang sangat buruk,” kata Ivan Gazidis yang dikutip dari laman Football-Italia.

“Pendapatan tetap sama untuk waktu yang lama sementara klub-klub lain juga tumbuh dari sudut pandang ini, dan pada saat yang sama biaya meningkat yang menyebabkan kerugian yang sangat penting.

“Ini bukanlah situasi yang Anda selesaikan dalam semalam, ini membutuhkan waktu,” ungkap Gazidis.

“Meskipun tidak populer, kami harus memangkas biaya dengan mencoba meningkatkan kinerja. Ini sama sekali bukan hal yang mudah, saya jamin.

“Jika kami melakukan hal yang sama dengan klub-klub seperti Juventus dan Inter, kami tidak akan mampu menjangkau mereka dan bersaing dengan mereka karena mereka berada di depan kami,” imbuhnya.

Setelah keputusan memangkas biaya dilakukan, Gazidis pun menawarkan beberapa ide baru untuk Rossoneri.

 

x

Check Also

Walau Sudah Dapat 6 Pemain Baru, AC Milan Masih Bidik 5 Pemain Lainnya

AC Milan belum berhenti belanja pemain di bursa transfer musim panas 2021/2022. Walau sudah punya ...