Home > Berita Liga Indonesia > Arema FC > Tanggapan Arema Soal Klub Liga 1 Yang Tak Masuk Prioritas Vaksin

Tanggapan Arema Soal Klub Liga 1 Yang Tak Masuk Prioritas Vaksin

Malang – Manajemen Arema FC ikut menanggapi terkait tidak masuknya klub Liga 1 dan Liga 2 di dalam daftar prioritas pembagian vaksin Covid-19.

Menurut General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, pihaknya optimis PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan mencari jalan lain untuk bisa mendapatkan vaksin, tanpa tergantung dari pemerintah.

“Saya baca di pemberitaan, menteri kesehatan membuka peluang bagi perusahaan dan swasta untuk mendatangkan vaksin lewat jalur mandiri,” kata Ruddy Widodo.

Itu berarti PSSI dan PT LIB bisa menempuh jalur mandiri untuk mendapatkan vaksin, dan harganya lebih murah bila dibandingkan dengan melakukan swab test.

“Bisa jadi mendatangkan vaksin lewat jalur mandiri ini prosesnya lebih cepat daripada menunggu pemerintah memberikan vaksin kepada ratusan juta jiwa warga Indonesia. Nominalnya juga lebih murah dari swab test. Kami yakin bisa,” jelas Ruddy.

Ruddy juga menambahkan, semakin . . . . . . cepat peserta Liga 1 dan Liga 2 divaksin akan semakin baik. Karena itu akan lebih meyakinkan bagi pihak kepolisian untuk memberikan izin.

“Lebih cepat divaksin tentu lebih baik. Karena bisa segera beraktifitas kembali tentu dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Dan kami yakin jika kompetisi musim ini digelar, masih digelar tanpa penonton. Itu artinya, prokotol kesehatannya benar-benar dijaga. Tidak ada kerumunan masa,” tegasnya.

x

Check Also

Sosok Asal Portugal Ini Diduga Akan Menjadi Pelatih Fisik Anyar Arema FC

Malang – Perombakan besar-besaran dilakukan oleh Arema FC untuk persiapan menghadapi Liga 1 musim depan. ...