Home > Berita Liga Italia > Suning Mulai Kewalahan Biayai Inter di Tengah Pandemi Covid-19

Suning Mulai Kewalahan Biayai Inter di Tengah Pandemi Covid-19

Pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung hampir satu tahun rupanya menghantam sangat keras Suning sebagai pemilik klub Liga Italia, Inter Milan. Dampak kesulitan finansial akibat pandemi COVID-19 sebelum ini sudah membuat Suning mengeluarkan berbagai kebijakan untuk Inter Milan memasuki tahun 2021.

Suning sudah menegaskan kalau Inter Milan tidak punya bujet belanja di bursa transfer Januari kecuali lebih dulu menjual pemainnya. Suning juga meminta pengeluaran gaji dikendalikan manajemen klub dengan cara antara lain meminjamkan pemain supaya seluruh atau sebagian upahnya dibayar klub baru.

Tapi, dampak pandemi COVID-19 terhadap kondisi finansial Inter Milan boleh jadi lebih parah dari yang diperkirakan. Pasalnya, beredar berita kalau Suning sekarang mulai mempertimbangkan menjual Inter Milan.

Halaman depan koran Corriere dello Sport melaporkan kalau Suning sudah melakukan langkah awal penjualan Inter Milan. Presiden Steven Zhang diberitakan sudah memberikan mandat kepada Rothschild & Co., salah satu grup penasihat keuangan independen terbesar di dunia.

Seperti dikutip dari . . . . . . Sempre Inter, Rothschild diminta Zhang untuk mengeksplorasi kemungkinan menemukan pemilik baru Inter Milan. Suning menjadi pemilik Inter Milan sejak musim panas 2016. Saat itu total investasi yang diinjeksikan Suning untuk mengambil alih Inter Milan mencapai 270 juta euro atau sekitar 4,6 triliun rupiah.

Suning juga tidak tanggung-tanggung dalam mencoba membuat Inter Milan menjadi klub yang kompetitif di Liga Italia maupun kompetisi antarklub Eropa. Sejak 2016, buku keuangan Inter Milan minus 350 juta euro dalam transaksi jual-beli pemain di bursa transfer.

x

Check Also

Baru Pramusim, 3 Pemain Indisipliner Juventus Sudah Dibekukan

Musim 2021/22 belum lagi dimulai. Akan tetapi telah ada tiga pemain Juventus yang dilaporkan telah ...