Home > Berita Liga Indonesia > PSSI Siapkan SK Untuk Mengatur Kontrak Pemain Usai Musim 2020 Dibatalkan

PSSI Siapkan SK Untuk Mengatur Kontrak Pemain Usai Musim 2020 Dibatalkan

Jakarta – PSSI akan segera mengeluarkan Surat Keputusan terkait kontrak pemain, pelatih, dan staf, pasca pembatalan Liga 1 dan Liga 2 2020.

Seperti diketahui, dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Rabu (20/1/2021) lalu diputuskan bahwa Liga 1 dan Liga 2 2020 dibatalkan dengan tanpa adanya juara dan tim yang terdegradasi.

Setelah kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dibatalkan, kini timbul masalah soal kontrak pemain dan klub. Karena tidak ada keputusan apapun terkait kontrak pemain dalam rapat Exco tersebut.

“Masalah itu kami serahkan ke klub, di sana ada hak dan kewajiban para pihak terkait. Yang pasti Insyaallah secepatnya hasil keputusan rapat Exco (Komite Eksekutif) akan disiapkan SK-nya,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI Yunus Nusi.

Seperti diketahui, dalam SK PSSI terakhir bernomor SKEP/69/XI/2020 yang diterbitkan pada pertengahan November tahun lalu, di sana tertulis bahwa pemain hanya berhak menerima gaji maksimal 25 persen selama vakumnya kompetisi (Oktober-Desember). Gaji baru akan dinaikkan menjadi 50 persen pada awal tahun. Namun SK ini diterbitkan saat asumi Liga 1 2020 dilanjutkan kembali pada Februari 2021.

Karena PSSI telah membatalkan Liga 1 dan Liga 2 2020 maka pihak klub dan pemain menjadi bingung apakah SK PSSI yang terakhir tersebut masih berlaku.

Karena hal ini akan menimbulkan interpretasi yang berbeda-beda, apakah pemain masih akan menerima gaji 25 persen karena kompetisi dianggap sedang vakum atau 50 persen karena sudah masuk 2021. Atau apakah pemain sudah berhak menerima gaji 100 persen lagi karena kompetisi musim 2020 sudah ditiadakan.

“Akan kami sampaikan ke klub untuk menjadi pegangan dalam rangka komunikasi, hak, dan kewajiban antara para pihak, klub dengan pemain, pelatih, ofisial,” tandas Yunus Nusi.

x

Check Also

Simon McMenemy Gabung Bhayangkara FC Lagi Tapi Bukan Sebagai Pelatih

Simon McMenemy sudah datang bukan untuk menjadi pelatih, melainkan direktur teknik untuk Bhayangkara Solo FC. ...