Home > Berita Liga Inggris > Wolverhampton > Pelatih Wolves Diganjar Denda Rp 4 Miliar Usai Kritik Wasit

Pelatih Wolves Diganjar Denda Rp 4 Miliar Usai Kritik Wasit

Wolverhampton – Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) memutuskan untuk memberikan sanksi kepada pelatih Wolverhampton Wanderers, Nuno Espirito Santo, dengan denda sebesar 25 ribu pounds atau sekitar Rp 4 miliar karena mengkritik wasit.

Hal ini terjadi saat Wolverhampton Wanderers menjalani laga tandang melawan Burnley pada laga pekan ke-14 Liga Primer Inggris 2020/21 di Stadion Turf Moor, 22 Desember 2020 lalu.

Seusai Wolves kalah dengan skor 2-1 atas Burnley, Santo mengkritik wasit Lee Mason yang disebutnya belum layak memimpin pertandingan sekelas Premier League.

“Hal itu adalah tugasnya. Dia harus meningkatkan kemampuannya. Dia harus menjadi lebih bagus,” kata Santo, seusai laga.

“Sepak bola adalah permainan fisik dan wasit mengambil keputusan serta bersikap adil,” ucap Santo.

“Akan tetapi, wasit ini tidak cukup bagus untuk meniupkan peluit. Lee Mason tidak cukup bagus,” sambungnya.

“Bukan tentang keputusan besar dan krusial, ini adalah cara dia menangani para pemain,” lanjut Santo.

“Kedua tim kehilangan fokus. Mereka . . . Gabung . . . selalu memperdebatkan keputusannya,” ujarnya.

“Dia harus berkembang karena pertandingan membutuhkan wasit yang bagus dan penanganan yang bagus agar pemain bisa terus tampil,” tandas Santo.
Terkait ucapan Santo ini, FA langsng bergerak dengan meminta klarifikasi dari Santo.

Sebagai respon, Santo mengakui bahwa tindakannya itu tidak pantas, namun ia enggan untuk meminta maaf.

Akhirnya, FA pun mengambil tindakan tegas dengan memberikan sanksi kepada Santo berupa denda sebesar 25 ribu pounds (sekitar Rp 4 miliar).

Terkait sanksi ini, baik pihak Nuno Espirito Santo maupun Wolverhampton Wanderers belum memberikan tanggapannya.

x

Check Also

Ronaldo Sarankan Penyerang Wolverhampton Untuk Tak Gabung MU

Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, menyarankan kepada penyerang Wolverhampton Wanderers, Raul Jimenez untuk melanjutkan karier bersama ...