Home > Berita Liga Indonesia > Bali United > Pelatih Bali United Ogah Ikut Tarkam Karena Takut Terpapar Covid-19

Pelatih Bali United Ogah Ikut Tarkam Karena Takut Terpapar Covid-19

Denpasar – Pelatih Bali United, Stefano Cuggura Teco, mengaku lebih memilih untuk tinggal di rumah daripada ikut pertandingan sepak bola antar kampung atau yang biasa dikenal dengan istilah tarkam.

Memang di saat kompetisi Liga 1 dan Liga 2 masih belum berjalan kembali, banyak pemain yang tergoda untuk tampil di tarkam dengan berbagai alasan, mulai dari ingin menjaga kondisi fisik hingga alasan uang.

Tidak hanya pemain, pertandingan sepak bola tarkam juga melibatkan pelatih dan wasit. Juga dengan alasan yang sama.

Melihat fenomena ini, Stefano Cuggura Teco mengaku paham mengapa banyak pemain, pelatih, hingga wasit yang terjun ke tarkam.

“Saya mengerti pemain dan wasit di tarkam, mereka mau jaga minimal kondisi fisik,” kata Teco.

“Pemain mau main bola, saat klub belum memulai latihan, mereka lari ke tarkam,” tambahnya.

Meski demikian, Teco sendiri mengaku dirinya sama sekali tidak tertarik untuk ikut bergabung di sepak bola tarkam.

Menurut . . . . . . Teco, ia enggan untuk bergabung ke tarkam karena takut terpapar Covid-19 yang saat ini masih belum mereda di Indonesia.

“Saya sebagai pelatih tidak, lebih pilih di rumah,” ucap Teco.

“Saya takut di tarkam tidak ada protokol kesehatan, bisa kena corona,” imbuhnya.

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 telah membuat kompetisi sepak bola Indonesia tidak berjalan sejak dihentikan pada pertengahan Maret 2020 lalu.

Izin dari pihak kepolisian untuk menyelenggarakan kompetisi tidak bisa diberikan karena pandemi masih di Tanah Air.

x

Check Also

Tidak Puas Dengan Perfoma Bali United, Stefano Cugurra Teco Evaluasi Dengan Analisis Video

Denpasar – Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, mengaku tidak puas dengan penampilan Serdadu Tridatu ...