Home > Berita Liga Inggris > MU Bakal Kesulitan Ladeni Liverpool ? Simak 5 Ulasan Berikut

MU Bakal Kesulitan Ladeni Liverpool ? Simak 5 Ulasan Berikut

Big match antara Liverpool kontra Manchester United akan mewarnai pekan 18 dari Liga Inggris 2020-2021, Minggu (17/1/2021) malam WIB.

Kedua kesebelasan adalah musuh bebuyutan sedari dulu, plus pada saat ini mereka sedang bersaing untuk bisa memperebutkan gelar juara.

Setan Merah pada saat ini tengah menikmati tren yang positif. Armada asuhan dari Ole Gunnar Solskjaer masih belum terkalahkan dalam kompetisi domestik sejak 1 November 2020.

Di sisi lain, Liverpool yang kini berstatus juara bertahan, tengah mencari jalan untuk kembali ke jalur kemenangan usai ditekuk oleh Southampton pada 5 Januari 2021.

Di atas kertas, Liverpool jelas sudah diunggulkan karena akan bermain dalam kandang sendiri. Beberapa faktor juga sudah menyebabkan Man United bakal kesulitan. Berikut ulasannya, dirangkum dari Sportskeeda, Minggu (17/1/2021).

5. Man United kurang apik lawan enam besar

Catatan Man United saat melawan kesebelasan-kesebelasan dari papan atas pada musim ini cukup mengkhawatirkan. Mereka kini sudah dua kali kalah saat melawan Tottenham Hotspur dan Arsenal.

Parahnya lagi, kedua kekalahan itu sudah terjadi di kandang sendiri, Stadion Old Trafford. Belum lagi, Harry Maguire dan kawan-kawan kini juga hanya meraih dua hasil imbang kontra Manchester City dan Chelsea.

Keduanya pun terjadi di Old Trafford. Catatan imbang bertambah jika menghitung laga tandang kontra Leicester City. Rekor mereka menjadi 0 menang, tiga imbang, dan dua kalah.

4. Liverpool sangat kuat di Anfield

Jelang Lawan Man Utd, Liverpool Jadi Skuad Termahal

Stadion Anfield benar-benar menjadi benteng bagi Liverpool. Armada arahan Jurgen Klopp tidak pernah lagi merasakan pahitnya kekalahan sejak April 2017 di tangan Crystal Palace. Walau tidak sedang dalam performa terbaik, hampir mustahil mengalahkan Liverpool di Anfield.

Sebuah catatan mesti menjadi perhatian, Liverpool belum pernah kalah dua kali beruntun sejak dipegang Jurgen Klopp. Alasan-alasan itu bakal menjadi tantangan berat bagi Man United untuk setidaknya memetik satu poin.

3. Liverpool lebih komplet

Liverpool Menggila 2 Musim Terakhir, Sir Alex Ferguson: Untung Saya Sudah  Pensiun : Okezone Bola

Man United di bawah Ole Gunnar Solskjaer lebih banyak mengandalkan kemampuan individu pemainnya. Setan Merah sungguh beruntung diperkuat pemain-pemain seperti Marcus Rashford, Bruno Fernandes, Anthony Martial, dan Paul Pogba.

Sedangkan Liverpool mengandalkan kolektivitas permainan. Hal itu menyebabkan, Liverpool tidak akan bermain buruk andai 1-2 pemainnya kurang optimal. Sedangkan Man United hampir pasti macet apabila pemain-pemain kuncinya tampil di bawah standar.

2. Lini belakang Man United rentan blunder

Intip Blunder Harry Maguire di Laga Man United vs Tottenham, The Red Devils  Gak Butuh Bek Tengah? : Okezone Bola

Masalah lini belakang tampaknya bakal terus menghantui Man United. Kesembuhan Eric Bailly masih dianggap kurang untuk mengobati penyakit tersebut. Jumlah kebobolan tentu menjadi indikator terbaik untuk mengukur kekuatan lini belakang.

Parahnya lagi, Man United adalah pemilik pertahanan terburuk dibandingkan kesebelasan penghuni 10 besar. David de Gea dan kolega sudah kemasukan 24 kali dari 18 pertandingan. Sekadar perbandingan, Liverpool baru kejebolan 16 kali.

1. Mobilitas gelandang Liverpool

Gelandang Liverpool Ketagihan Menangi Trofi, Piala Dunia Klub Selanjutya? :  Okezone Bola

Kondisi Nemanja Matic cukup meragukan. Padahal, pria asal Serbia itu adalah andalan utama dalam menjaga kedalaman serta keseimbangan di lini tengah. Peran itu nantinya terpaksa dijalankan Fred Rodrigues atau Scott McTomimay.

Andai ingin memasangkan keduanya, Ole Gunnar Solskjaer jelas harus mengorbankan satu pemain di lini serang, atau setidaknya satu yang bertipe menyerang. Kondisi itu jelas amat berbahaya mengingat Liverpool memiliki gelandang-gelandang yang rajin bergerak.

Mobilitas Thiago Alcantara, Georginio Wijnaldum, dan Jordan Henderson, bakal membuat lini tengah Man United kerepotan. Kalau sudah begitu, Solskjaer wajib putar otak guna menjaga keseimbangan timnya sepanjang 90 menit laga.

x

Check Also

Simak Data dan Fakta Jelang Laga Chelsea vs Everton, 9 Maret 2021

Peringkat 4 Chelsea akan melawan peringkat 5 Everton pada pekan ke-27 Premier League 2020/21, Selasa ...