Home > Berita Liga Prancis > Markas Latihan Marseille Diserbu Fans, Sejumlah Fasilitas Rusak

Markas Latihan Marseille Diserbu Fans, Sejumlah Fasilitas Rusak

Markas latihan dari klub Olympique Marseille sudah dirusak oleh sejumlah penggemar pada Sabtu 30 Januari 2021 sore WIB.

Akibatnya, pintu masuk dari markas latihan itu sudah rusak berat. Klub kini bersiap menempuh jalur hukum guna menyeret pihak-pihak yang sudah bertanggung jawab.

Dalam pernyataan resmi klub, Minggu (31/1/2021), manajemen sudah mengumpulkan semua bukti pada saat penyerbuan serta perusakan yang dilakukan oleh suporter. Presiden klub Marseille Jacques-Henri Eyraud menyebut insiden ini sangat memalukan.

“Apa yang terjadi sore ini menyerukan tindakan yang sangat keras bagi para pembuat onar yang mengaku sebagai pendukung tim tetapi menghancurkan fasilitas dan mengancam karyawan serta pemain,” ujar Eyraud,

Markas Latihan Rusak Diserang Penggemar, Marseille Tempuh Jalur Hukum : Okezone Bola

Dalam aksi suporter tersebut, pihak Marseille menyebut bahwa seluruh pihak yang ada di klub sudah terancam keselamatannya, bahkan tidak sedikit yang mendapat goncangan psikis. Bek Marseille Alvaro Gonzalez juga dilaporkan sudah terkena proyektil.

“Tindakan yang tidak bertanggung jawab dan tidak dapat diterima ini harus dikutuk dengan sangat keras,” katanya.

Sebelumnya, laga antara Marseille melawan Rennes harus ditunda dan imbas dari upaya ratusan suporter sepak bola yang menerobos pusat latihan Marseille pada beberapa jam sebelum pertandingan dimulai.

Massa yang sudah diperkirakan berjumlah 150 hingga 200 orang itu bahkan juga terlihat membakar pohon dengan suar yang sudah dinyalakan di sepanjang jalan menuju lokasi latihan.

Kekesalan dari suporter itu sudah berawal dari hasil buruk yang sudah dialami Marseille pada musim ini.

Pusat Latihan Olympique Marseille Dibakar Suporter, Satu Pemain Terkena Tembakan - Pikiran-Rakyat.com

Mereka hancur lebur dalam Liga Champions serta menempati posisi ketujuh di kompetisi domestik. Marseille kini memiliki selisih ketinggalan 14 poin dari pemuncak klasemen, Lyon.

Mereka juga menuntut presiden klub Jacques-Henri Eyraud untuk segera mundur dari posisinya karena sudah dianggap tidak bisa membawa Marseille meraih sebuah prestasi.

x

Check Also

Setelah Eko Purdjianto, Kini Pelatih Fisik Bali United Gabung Persis Solo

Denpasar – Setelah asisten pelatih Bali United, Eko Purdjianto, memutuskan bergabung bersama klub Liga 2, ...