Home > Sportainment > Istri Sedang Hamil, Lampard Kehilangan Pekerjaan di Chelsea

Istri Sedang Hamil, Lampard Kehilangan Pekerjaan di Chelsea

Palu pemecatan akhirnya sudah diketuk oleh Manajemen Chelsea kepada Frank Lampard. Pria berkebangsaan Inggris itu akhirnya dicopot dari jabatannya sebagai manajer/pelatih kepala per Senin 25 Januari 2021 malam WIB.

Ironisnya, pemecatan itu sudah terjadi ketika sang istri, Christine Bleakley, tengah mengandung bayi mereka. Rumor pemecatan dari Frank Lampard sebetulnya sudah kencang berhembus sejak akhir tahun 2020.

Pria berusia 42 tahun itu sudah dinilai tidak mampu membawa Chelsea untuk bersaing di papan atas dari Liga Inggris. Hingga pekan 19, Si Biru masih saja tertahan pada peringkat sembilan dengan nilai 29.

Capaian tersebut sungguh sangat berbanding terbalik dengan torehan Chelsea pada musim 2019-2020 lalu. Pada periode yang sama di musim lalu, Mason Mount dan kolega berhasil nangkring di posisi tiga dengan total nilai 32.

Berkaca pada posisi serta jumlah poin yang sudah berhasil dikumpulkan, penurunan itu nyata adanya.

Ironisnya, beberapa pekan yang lalu sang istri Christine Bleakley sudah mengungkap sebuah kabar yang gembira. Perempuan yang berusia 41 tahun itu tengah mengandung anak keduanya dari Frank Lampard.

“Tahun baru dan seorang bayi dalam kandungan untuk keluarga Lampard! Ini adalah waktu yang aneh dan paling mengkhawatirkan untuk hamil, tetapi kami berdoa pelukan dari keluarga dan kerabat tidak terasa jauh,” tulis Christine Bleakley di akun Instagram @christinelampard, pada 9 Januari 2021.

 

Lihat postingan ini di Instagram
. . . 20px; width: 20px;">

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Christine Lampard (@christinelampard)

“Mengirim cinta kepada semua ibu yang tengah mengandung di tengah masa-masa gila ini,” sambung perempuan berkebangsaan Inggris itu.

Tentu yang dimaksud oleh Christine Lampard adalah sedang mengandung di tengah pandemi dari Covid-19, bukan merujuk pada situasi pada sang suami dalam pekerjaannya.

Tak disangka, Frank Lampard justru kini menjadi manajer/pelatih kedua dalam Liga Inggris 2020-2021 yang sudah dipecat setelah Slaven Bilic. Catatan Frank Lampard bersama dengan Chelsea sebetulnya tidak buruk-buruk amat.

Ia memimpin skuad Chelsea dalam 84 pertandingan dengan total raihan 44 kali menang, 15 imbang, serta 25 kali kalah dalam semua kompetisi. Harap dicatat, pada musim pertamanya, Lampard sudah tak bisa mendatangkan pemain gara-gara kena hukuman.

Ya, Chelsea sudah dihukum larangan untuk membeli pemain baru pada bursa transfer musim panas 2019. Frank Lampard sudah tidak kehabisan akal serta memanfaatkan pemain-pemain dari akademi seperti Mason Mount serta Tammy Abraham.

Sayangnya, ketika Chelsea justru menggelontorkan dana transfer dengan nilai ratusan juta poundsterling, pencapaian dari klub terhitung sangat buruk. Kini, Thomas Tuchel digadang-gadang akan menggantikan posisi dari Frank Lampard di Chelsea.

x

Check Also

Cantiknya Taylor Ward Yang Baru Saja Menjadi Istri Pemain Manchester City, Riyad Mahrez

Jakarta – Riyad Mahrez merupakan salah satu pemain Manchester City. Dirinya baru saja resmi melepas ...