Home > Berita Liga Italia > Hadapi Udinese, Pirlo Desak Juventus Tampil Lebih Baik

Hadapi Udinese, Pirlo Desak Juventus Tampil Lebih Baik

Jeda yang singkat pada Natal serta Tahun Baru sudah dimanfaatkan Juventus untuk melakukan evaluasi. Sang pelatih, Andrea Pirlo, tidak mau anak-anak asuhnya mengulangi penampilan yang buruk seperti saat ketika dipermalukan oleh Fiorentina pada 23 Desember 2020.

Laga penutup tahun 2020 itu sudah berakhir memalukan bagi skuat Juventus. Dalam kandang sendiri, Stadion Allianz, mereka justru sudah menelan kekalahan telak dengan skor 0-3 dari sang musuh bebuyutan, Fiorentina. Itu sekaligus merupakan sebuah kekalahan pertama dari Si Nyonya Tua di bawah asuhan dari Andrea Pirlo.

Tentu saja, kekalahan itu sudah dilupakan oleh segenap personel dari Juventus. Akan bahaya jika tidak buru-buru dilupakan. Mereka harus segera bersiap untuk laga berikutnya, kontra Udinese, di Turin pada Senin 4 Januari 2021 dini hari WIB.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Andrea Pirlo sudah menegaskan dirinya tidak mau lagi melihat penampilan anak asuhnya seperti pada saat dihancurkan oleh Fiorentina.

Beruntung, ia sudah melihat gairah besar dari Cristiano Ronaldo serta kawan-kawan dalam rapat internal, guna menebus kesalahan yang sudah mereka perbuat.

“Kami mulai berlatih bersama sejak Senin (28 Desember 2020) dan saya melihat sebuah tim yang sangat ingin bermain setelah sebuah penampilan buruk,” ujar Andrea Pirlo, seperti dimuatFootball Italia, Minggu (3/1/2021).

“Kami sudah berbicara soal apa yang salah dari pertandingan itu hingga detail terkecil. Itu memang cara yang buruk mengakhiri 2020. Saya tidak mau lagi melihat penampilan seperti itu. Kami sudah meningkat di beberapa aspek dan saya yakin kami bisa berbuat lebih,” . . . . . . tutup pria asal Italia itu.

Lebih lanjut, Andrea Pirlo juga berbicara mengenai enam bulan pertamanya sebagai pelatih dari Juventus. Ia mengaku sudah terbiasa dengan tekanan serta kritik yang sudah muncul di media. Pria yang berusia 41 tahun itu juga sadar, tanggung jawabnya sebagai juru taktik dari kesebelasan sekaliber Juventus yang sangat besar.

“Sama seperti ketika saya masih menjadi pemain, kami butuh menilai situasi dari keseluruhan aspek serta cakupan yang lebih luas. Sangat mudah untuk berubah dari pahlawan menjadi pecundang, khususnya di media, tetapi saya sudah terbiasa,” tegas Andrea Pirlo.

“Bukan sebuah hal yang luar biasa memang. Ketika Anda mengasuh Juventus, Anda akan menghadapi banyak kesulitan dan harus bertanggung jawab atas itu semua. Namun, saya sudah siap,” tutup pria kelahiran Flero itu.

Sejak ditunjuk pada Agustus 2020, Andrea Pirlo sudah memimpin Juventus dalam 19 pertandingan di berbagai kompetisi. Catatannya tidak terlalu buruk, yakni 11 kali menang, enam imbang, dan hanya dua kali menelan kekalahan. Namun, performa Juventus dinilai masih inkonsisten, terutama di Serie A.

x

Check Also

Baru Pramusim, 3 Pemain Indisipliner Juventus Sudah Dibekukan

Musim 2021/22 belum lagi dimulai. Akan tetapi telah ada tiga pemain Juventus yang dilaporkan telah ...