Home > Berita Liga Inggris > Danny Drinkwater Girang Lampard Dipecat Chelsea

Danny Drinkwater Girang Lampard Dipecat Chelsea

Pelatih Chelsea, Frank Lampard diberitakan akan segera dipecat Chelsea pada hari ini, Senin (25/1/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. Media-media kenamaan Inggris mulai mengabarkan pemecatan Frank Lampard, walau belum ada rilis resmi dari Chelsea. Laporan ini pertama kali diberitakan oleh jurnalis Telegraph, Matt Law. Lalu, beberapa jurnalis kenamaan Inggris lainnya juga melaporkan hal serupa.

Pakar transfer Italia, Fabrizio Romano mengatakan kalau Chelsea sudah dikecewakan oleh Frank Lampard dalam beberapa minggu terakhir. Setelah kabar pemecatan Frank Lampard, salah satu pemain Chelsea Danny Drinkwater memposting unggahan instastory yang seolah merayakan kepergian sang pelatih.

Drinkwater mengunggah sebuah gambar dirinya berselebrasi, tanpa memberikan caption untuk menunjukkan maksudnya. Media-media Inggris beranggapan jika Drinkwater sedang mengolok Frank Lampard yang akan dipecat. Danny Drinkwater sendiri baru saja menyelesaikan kepindahannya ke klub Turki, Kasimpasa sepekan lalu, atau per 18 Januari 2021.

Ia pindah ke klub kasta tertinggi Turki itu dengan status peminjaman, dan akan kembali ke Chelsea pada Juni 2021 mendatang. Selama membela Chelsea sejak musim 2017-2018 mantan pemain Leicester itu cuma bermain dalam 23 pertandingan di semua kompetisi. Di bawah komando Frank Lampard, Drinkwater bahkan tidak masuk skuat utama dan rutin bermain untuk tim U-23 Chelsea.

Drinkwater lebih dikenal dengan kehidupan kontroversialnya ketimbang performanya di lapangan. Maka dari itu, ia juga disebut sebagai Si Raja . . . . . . skandal. Dari mengemudi dalam keadaan mabuk, bertengkar, hingga menanduk rekan setimnya saat menjalani masa peminjaman di Aston Villa. Ia sempat mengakui ingin bertobat dan kembali ke jalan yang benar.

“Saya sering berkaca pada diri sendiri. Saya mengatakan kalau saya perlu membersihkan diri secara menyeluruh,” kata Drinkwater seperti dikutip dari Football 365.

“Saya mendapatkan peringatan setelah mengemudi dalam keadaan mabuk. Peringatan lain setelah (pertengkaran) di klub malam dan kemudian peringatan lain setelah insiden di Aston Villa. Kemudian rasanya seperti, ini harus berhenti.”

“Saya tidak akan menyalahkan Chelsea atas kasus mengemudi sambil mabuk, tentu saja.”

“Mental saya saat itu sedang tidak dalam kondisi terbaik, tapi hal itu memang konyol dan seharusnya tak terjadi,” kata Drinkwater menambahkan.

Sementara itu, calon pengganti Lampard disebut-sebut adalah Thomas Tuchel. Tuchel sendiri dipecat dari Paris Saint-Germain pada 29 Desember 2020. Padahal, kontrak pelatih asal Jerman itu sejatinya masih tersisa sampai Juni 2021.

x

Check Also

Delapan Pemain Brasil Terancam Tidak Bisa Bermain di Liga Inggris Selama Dua Pekan

Jakarta – Buntut perseteruan antara Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) dan beberapa klub Liga Inggris ...