Home > Berita Liga Spanyol > Barcelona Nyaris Bangkrut Karena Mewahnya Kontrak Messi

Barcelona Nyaris Bangkrut Karena Mewahnya Kontrak Messi

Kontrak Megabintang Barcelona, Lionel Messi dilaporkan menjadi salah satu penyebab Barcelona nyaris bangkrut karena terlilit utang. Sebelumnya diberitakan kalau Barcelona terlilit utang mencapai 1,173 miliar euro atau sekitar Rp 19,98 triliun. Dilansir dari Marca, utang Barcelona sebesar itu di antaranya terdiri atas 730 juta euro atau Rp12,5 triliun yang merupakan utang jangka pendek.

Utang jangka pendek itu pun kabarnya harus dilunasi oleh Barcelona setidaknya pada 30 Juni 2021 atau dalam jangka waktu 6 bulan mendatang. Rincian utang jangka pendek yang dimiliki Barcelona antara lain 265 juta euro utang kepada lembaga kredit, 2,5 juta euro untuk obligasi dan sekuritas lain yang bisa dinegosiasikan, 164 juta euro kepada personel olahraga, dan 298 juta euro untuk utang selainnya.

Sampai saat ini, Barcelona terancam tidak bisa melunasi utang jangka pendek itu. Hal ini dikarenakan target pendapatan Barcelona pada 2021 bisa saja tidak terpenuhi. Oleh karena itu, Barcelona masih mengupayakan bernegosiasi dengan pihak kreditur untuk meminta pengunduran jatuh tempo. Sekarang surat kabar Spanyol, El Mundo mengungkapkan kalau salah satu alasan Barca memiliki banyak utang adalah karena kontrak Lionel Messi.

El Mundo menyebutkan kalau kontrak Lionel Messi yang ditandatangani pada 2017 dan berakhir pada Juni 2021 mendatang bernilai 555 juta euro. Hal ini belum termasuk bonus yang didapat Messi sebanyak 78 juta euro per tahun. Messi juga mendapatkan bonus sebesar 115 juta euro sebagai bonus menerima kontrak baru.

Nilai kontrak Messi senilari 555 juta euro (Rp 9,4 triliun) nyaris setara dengan setengah jumlah utang klub saat ini yakni Rp 19,98 triliun. Sumber yang sama . . . Gabung . . . menyatakan, Messi sudah menerima 92 persen pembayarannya hingga saat ini. Itu artinya Barcelona tidak akan mendapat apa-apa lagi kalau Lionel Messi tidak memperpanjang kontraknya dan pergi pada Juni 2021 mendatang.

Legenda Barcelona, Rivaldo menyayangkan keputusan Josep Maria Bartomeu untuk menahan Lionel Messi sampai kontraknya habis. Menurut Rivaldo, Blaugrana bisa saja mendapatkan uang banyak dari hasil penjualan Messi sebelum kontraknya habis. Pasalnya, kapten timnas Argentina itu bisa pergi dari Barcelona asalkan ada yang mampu membayar sejumlah uang yang sudah disepakati.

Paris Saint-Germain dan Manchester City pun saat itu menjadi dua klub yang paling ramai dikabarkan akan membawa Messi. Penjualan Messi akan bisa sedikit membantu kondisi keuangan Barcelona yang tengah mengalami krisis.

“Dewan sebelumnya membuat kesalahan dengan tidak menjual Messi saat dia masih terikat kontrak,” kata Rivaldo seperti dilansir dari Marca.

“Mereka bisa saja melakukan sesuatu yang mirip dengan apa yang dilakukan Real Madrid dengan Cristiano Ronaldo saat mereka menjualnya dan menghasilkan sekitar 100 juta euro.”

“Sangat menyakitkan melihat bagaimana seorang pemain yang sangat bertalenta akan meninggalkan Barcelona dengan gratis pada saat klub mengalami begitu banyak masalah keuangan. Bagi saya, kepergian Messi tidak bisa dihindari,” katanya.

 

x

Check Also

Karim Benzema Tetap Percaya El Clasico Masih Yang Terbaik Meski Minim Pemain Bintang

Madrid – Pada saat ini El Clasico sudah tidak lagi bertabur bintang seperti era sebelumnya.Namun ...