Home > Berita Liga Indonesia > 5 Pemain Senior Kemungkinan Bakal Pensiun Jika Liga 1 2021 Tak Digelar

5 Pemain Senior Kemungkinan Bakal Pensiun Jika Liga 1 2021 Tak Digelar

Setelah terhenti sejak Maret 2020, akhirnya PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) memutuskan membatalkan kelanjutan Shopee Liga 1 2020 pada Januari 2021. Sekarang fokus federasi sepak bola Indonesia dan operator kompetisi profesional itu adalah mendapatkan izin agar Liga 1 2021 bisa terlaksana. Padahal kalau Shopee Liga 1 2020 berlangsung sampai selesai, bukan tidak mungkin ada beberapa pemain yang memutuskan untuk gantung sepatu pada akhir musim.

Maklum, beberapa pemain yang masih aktif bermain di kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu sudah menginjak usia senja sebagai pesepak bola. Tapi, berakhirnya musim 2020 tanpa kelanjutan kompetisi kelihatannya menjadi momen yang kurang tepat, atau lebih pas kurang asyik, bagi pesepak bola itu memutuskan gantung sepatu. Akhir musim 2021 mungkin akan menjadi opsi terbaik, apalagi kalau mampu tetap bersaing dan membawa timnya juara pada akhir musim, tentu itu menjadi penutup karier yang luar biasa.

Satu hal yang patut dinanti, apakah Liga 1 2021 benar-benar terlaksana? Apakah PSSI dan PT LIB pada akhirnya benar-benar mampu mendapatkan izin keramaian dari kepolisian, yang selama ini menjadi penghambat terlaksananya kelanjutan Liga 1 2020 hingga akhirnya dibatalkan.

Bukan tidak mungkin dengan situasi pandemi COVID-19 yang angka kasusnya tidak kunjung menurun, atau bahkan justru bertambah terutama di Jawa dan Bali, membuat kepolisian masih akan menangguhkan izin itu. Kalau memang begitu, bagaimana nasib para pesepak bola Indonesia? Terutama mereka yang sudah berada di usia senja dan berharap bisa menuntaskan karier dengan elegan.

Berikut prediksi 5 pemain senja yang punya kemungkinan gantung sepatu setelah Liga 1 2021 berakhir atau malah terpaksa lebih cepat seandainya kompetisi tidak bisa digulirkan.

Ismed Sofyan

Kalau melihat dalam susunan skuat Persija Jakarta pada musim 2020, nama Ismed Sofyan masih ada. Tapi, ia sudah tersingkirkan dari tim utama. Dalam dua pertandingan pertama Persija di pekan awal Shopee Liga 1 2020, Bang Haji, sapaannya, belum sekalipun tampil. Saat itu, Persija sudah mendatangkan Alfath Faathier, pemain muda yang berposisi sama seperti Ismed Sofyan. Persija tampaknya sudah memikirkan bagaimana meregenerasi sisi kanan pertahanan mereka.

Selain itu, Persija juga mendatangkan pemain asing asal Italia, Marco Motta, yang sampai sekarang pun masih berstatus sebagai pemain Persija saat banyak pemain asing di klub lain sudah memutuskan untuk pergi dan bergabung dengan klub lain di luar negeri. Pada 2021 ini, tepatnya 28 Agustus, Ismed Sofyan akan genap berusia 42 tahun. Angka yang cukup fantastis bagi seorang pesepak bola, di luar posisi penjaga gawang, untuk bisa tetap tampil dengan performa terbaiknya.

Bukan tidak mungkin Liga 1 2021 akan menjadi musim terakhirnya bersama Persija Jakarta dan mendapatkan peran baru bersama tim berjulukan Macan Kemayoran itu di kemudian hari, seperti halnya Bambang Pamungkas, rekannya yang sekarang sudah menjadi manajer tim Persija. Tapi, kalau Liga 2 2021 apakah Ismed Sofyan akan menunda kembali kemungkinannya gantung sepatu?

Supardi Nasir

Kapten Persib Bandung ini memang empat tahun lebih muda dari Ismed Sofyan. Tapi, dengan usia 38 tahun pada April mendatang, di mana kemungkinan Liga 1 2021 belum dimulai, Supardi Nasir juga sudah memasuki senjakala dalam kariernya. Seperti halnya Ismed Sofyan di Persija Jakarta, memang Supardi Nasir juga masih mampu memberikan kontribusi besar bagi Maung Bandung. Dalam tiga pertandingan pertama yang dijalani Persib di Shopee Liga 1 2020, Supardi Nasir selalu tampil.

Bertambahnya usia Supardi Nasir ternyata tidak berbanding terbalik dengan jumlah penampilannya di lapangan hijau, tapi justru berbanding lurus. Saat baru bergabung bersama Persib pada Liga 1 2017, Supardi Nasir bermain sebanyak 25 pertandingan dengan total 2.048 di edisi pertama Liga 1 itu. Lalu pada Liga 1 2018, Supardi Nasir mendapatkan 27 kali kesempatan bertanding dengan menit bermain 2.363.

Jumlah itu kembali bertambah pada musim lalu. Supardi Nasir bermain 31 kali dengan total 2.778 pertandingan di Liga 1 2019. Sementara pada Liga 1 2020, di mana Persib hanya memainkan tiga pertandingan, Supardi Nasir mencatatkan 269 menit dalam tiga pertandingan. Tentu ini menjadi isyarat Supardi Nasir akan masih menjadi andalan di lini pertahanan Maung Bandung.

Robert Alberts masih memberikan kepercayaan penuh kepada sang pemain veteran ini untuk terus membantu mengawal pertahanan dan gawang Maung Bandung dari serangan tim lawan. Bukan tidak mungkin Supardi tetap menjadi andalan saat Liga 1 2021 bergulir dan membantu Persib mengejar gelar juara, mengingat pada Liga 1 2020 yang dihentikan Persib berhasil berada di puncak klasemen dengan tiga kemenangan sempurna.

Dan kalau berhasil juara, tentu itu menjadi momentum yang menyenangkan bagi Supardi untuk gantung sepatu. Tapi, bagaimana kalau Liga . . . . . . 1 2021 batal digelar? Apakah Supardi Nasir akan tetap bertahan di Persib sampai 2022?

Leonard Tupamahu

Leonard Tupamahu merupakan satu di antara beberapa pemain kunci Bali United saat menjuarai Liga 1 2019. Ia mendapat kepercayaan dari Stefano Cugurra Teco, pelatih Bali United, untuk tampil dalam 22 pertandingan yang dijalani Serdadu Tridatu. Dari 22 pertandingan di Liga 1 2019 itu, 19 di antaranya dilakukan Leonard Tupamahu sebagai seorang starter.

Kepercayaan yang diberikan oleh Teco dibayar baik oleh Leonard yang langsung mempersembahkan gelar juara bagi Bali United pada musim pertamanya di sana. Dalam dua musim sebelumnya, Leonard Tupamahu merupakan andalan lini pertahanan Borneo FC. Walau tidak lagi muda, Leonard bermain lebih dari 20 pertandingan dalam setiap musimnya bersama tim berjulukan Pesut Etam.

Sementara di Shopee Liga 1 2020, Leonard Tupamahu tetap bersama Bali United. Satu yang menarik, ia tetap menjadi andalan Teco di lini pertahanan. Tercatat, dalam tiga pertandingan yang dijalani Bali United, Leonard tampil dalam setiap pertandingan walau hanya dua pertandingan ia bermain sebagai starter.

Ia bermain penuh ketika Bali United menjamu Persita Tangerang dalam laga pekan pertama, di mana kedua tim bermain imbang tanpa gol. Kemudian ia kembali dipercaya sebagai starter ketika Bali United menang 2-1 atas Barito Putera di Banjarmasin. Namun, ia hanya tampil di babak pertama pada pertandingan tersebut.

Sampai pada pertandingan pekan ketiga, saat Bali United melawan Madura United, Teco mengistirahatkannya di bangku cadangan dan baru memainkannya dalam 21 menit akhir pertandingan, di mana Serdadu Tridatu berhasil menang 3-1.

Dengan akan tetap bermainnya Bali United di Piala AFC 2021 dan berusaha mempertahankan gelar juara 2019 saat berkompetisi di Liga 1 2021, kemungkinan Leonard Tupamahu akan tetap dipercaya oleh Stefano Cugurra Teco bersama Serdadu Tridatu. Tapi, kalau kompetisi tidak kunjung diadakan, apakah pemain yang akan genap berusia 38 tahun pada 9 Juli mendatang akan tetap bertahan atau justru gantung sepatu?

Yustinus Pae

Bek Persipura Jayapura ini mungkin tidak setenar Boaz Solossa. Tapi, kontribusi luar biasa terus diperlihatkan oleh pemain senior di skuat Mutiara Hitam. Yustinus Pae selalu menjadi andalan di lini pertahanan Persipura. Bahkan pada awal musim 2019, Yustinus Pae selalu mendapatkan tempat di tim utama Persipura. Sebagai bukti konkret kecemerlangannya sampai usia senja, Yustinus Pae mendapatkan panggilan kembali memperkuat Timnas Indonesia asuhan Simon McMenemy.

Yustinus Pae selalu mendapatkan panggilan Simon McMenemy untuk membela Timnas Indonesia, mulai dari Maret sampai Juni 2019. Tinus Pae pun mendapatkan kepercayaan dari Simon untuk bermain dalam dua pertandingan, dari total tiga pertandingan uji coba internasional yang sudah dijalani Timnas Indonesia sampai sejauh ini. Tinus Pae mendapatkan kesempatan saat menghadapi Myanmar pada Maret lalu, dan Vanuatu pada 15 Juni 2019.

Bukti konkret lain kalau Yustinus Pae terus memperlihatkan kontribusi nyata pada usia senja adalah dengan tampil penuh dalam tiga pertandingan yang dijalani Persipura Jayapura di Shopee Liga 1 2020 sebelum akhirnya dihentikan dan kini dibatalkan. Tapi, dengan usia sudah mencapai 38 tahun pada 19 Juni mendatang, di mana kemungkinan Liga 1 2021 baru bergulir, Yustinus Pae bisa saja menjalani musim terakhirnya. Tapi, kalau Liga 1 2021 urung diadakan, apakah Yustinus Pae akan memperpanjang masa karier sampai usia 39 atau 40 tahun?

Ricardo Salampessy

Ricardo Salampessy adalah bek senior lain yang juga dimiliki Persipura Jayapura. Pemain yang pada 18 Februari nanti genap berusia 37 tahun itu sudah memperkuat Persipura sejak 2005 sampai 2013, dan berlanjut pada 2015 sampai saat ini. Dengan catatan 246 pertandingan yang sudah dilaluinya bersama Persipura Jayapura, Ricardo Salampessy adalah figur penting bagi lini pertahanan Mutiara Hitam.

Tapi, sekarang usianya sudah tidak muda lagi dan tampak sudah mulai tersingkirkan dari skuat utama. Sebagai perbandingan, Ricardo mampu tampil 29 kali di Liga 1 2019, tapi tanpa pertandingan dalam tiga pertandingan pertama Persipura di Liga 1 2020 yang akhirnya dihentikan dan dibatalkan.

Lalu apakah Ricardo Salampessy akan mendapatkan tempat lagi di tim saat memasuki Liga 1 2021. Bukan tidak mungkin musim ini akan menjadi momen terakhir Ricardo meniti karier. Tapi kalau Liga 1 2021 tidak bergulir, apakah ia akan pensiun lebih cepat?

 

x

Check Also

RANS Cilegon FC Bakal Boyong Mesut Ozil?

Jakarta – Setelah berhasil promosi ke Liga 1, RANS Cilegon FC mulai berbenah, termasuk berencana ...