Home > Berita Liga Spanyol > Toni Freixa Tak Jamin Masa Depan Messi Jika Jadi Presiden Barcelona

Toni Freixa Tak Jamin Masa Depan Messi Jika Jadi Presiden Barcelona

Barcelona sudah berencana akan segera mengadakan pemilihan presiden baru pada 24 Januari 2021.

Seluruh kandidat sudah menyampaikan visi misi serta program yang akan mereka laksanakan jika terpilih sebagai presiden baru Barcelona.

Sebagian besar dari kandidat melemparkan narasi soal masa depan dari sang megabintang, Lionel Messi, di Barcelona. Namun, hal berbeda ternyata dilakukan oleh salah satu kandidat dari presiden Barcelona, Toni Freixa.

Dalam pidatonya pada saat menyampaikan visi misi serta programnya, Freixa menegaskan kalau dirinya tidak ingin ikut campur soal masa depan dari Messi di Barcelona.

Freixa juga menyebut kalau pembicaraan serta janji mempertahankan La Pulga musim depan hanya akan memperkeruh suasana.

“Messi adalah salah satu bagian dari tim dan kami percaya bahwa mengomentari pertanyaan tentang apa yang telah dia lakukan, apa yang dia lakukan, atau apa yang akan dia lakukan, tidak akan membantu dia atau tim,” kata Freixa seperti dilansir SatuPedia.com dari Goal International.

“Messi adalah bagian fundamental dari tim dan saya ingin semuanya berjalan sebaik mungkin, tetapi saya tidak berpikir bahwa terus-menerus membicarakannya akan membantu siapa pun,” tutur Freixa melanjutkan.

Pria 52 tahun itu lebih memilih untuk bisa fokus mendukung era kepelatihan Ronald Koeman yang baru dimulai musim ini. Menurut Freixa, Koeman juga harus tetap menjadi pelatih Barcelona serta tidak diganti . . . Gabung . . . dengan pelatih lain.

Hal itu dikarenakan Koeman merupakan sosok yang mau mengambil tanggung jawab pada saat-saat sulit juga pemecatannya hanya akan membuat klub semakin tidak stabil.

“Saya adalah orang pertama yang mengatakannya bahkan ketika kandidat lain menyebut nama lain,” ucap Freixa.

“Saya melakukannya karena dua alasan. Pertama, karena Koeman adalah sosok Barcelona yang tak terbantahkan dan telah menunjukkan perasaannya kepada klub dengan menerima pekerjaan itu pada saat yang sulit. ”

“Kedua, karena saya percaya memberikan ketenangan dan stabilitas kepada pelatih itu bagus untuk klub.”

“Dalam periode sebelumnya, dalam sejarah kami, Josep Lluis Nunez memberikan kesinambungan kepada Johan Cruyff setelah beberapa tahun pertama yang sulit, seperti yang diberikan Joan Laporta kepada Frank Rijkaard.”

“Saya pikir sekarang adalah momen rumit lainnya dan klub membutuhkan stabilitas.”

“Koeman dapat mewujudkan stabilitas itu. Saya senang kandidat lainnya sudah setuju,” ujar Freixa menambahkan.

x

Check Also

Deal Manchester United Bantu Real Madrid Semakin Dekat Dengan Mbappe

Kepergian Raphael Varane ke Manchester United tidak seharusnya disesali Real Madrid. Pasalnya, transfer pemain itu ...