Home > Berita Liga Inggris > Sindiran Pedas Legenda MU Untuk Performa Granit Xhaka

Sindiran Pedas Legenda MU Untuk Performa Granit Xhaka

Granit Xhaka menjadi sorotan saat Arsenal menelan kekalahan dari Burnley dalam laga pekan ke-12 Liga Inggris 2020-2021.

Berduel di Emirates Stadium pada Minggu (13/12/2020) waktu setempat atau Senin dini hari WIB, Arsenal menyerah 0-1 dari Burnley.

The Gunners tumbang gara-gara gol bunuh diri Pierre Emerick-Aubameyang. Dalam laga tersebut, skuad asuhan Mikel Arteta harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-58. Pasalnya, Granit Xhaka diusir wasit usai mencekik pemain Burnley, Ashley Westwood.

Xhaka awalnya mendapatkan kartu kuning, tetapi wasit Graham Scott kemudian mengganjarnya dengan kartu merah usai tinjauan video assistant referee (VAR).

Ini kedua kalinya dalam waktu sebulan pemain Arsenal dikeluarkan dari lapangan karena masalah off-ball. Saat Arsenal melawan Leeds United pada November lalu, Nicolas Pepe juga diganjar kartu merah usai menanduk Ezgjan Alioski.

Eks pemain Manchester United, Patrice Evra, menyoroti insiden kartu merah yang menimpa Xhaka. Evra menilai, skuad Arsenal saat ini kurang disiplin dan itu jadi masalah untuk klub.

“Saya merasa sedih untuk para penggemar Arsenal, tetapi tidak merasa yang sama untuk para pemainnya,” kata Evra, dikutip SatuPedia.com dari Sport Bible.

“Saya pikir mereka pantas berada di tempat mereka sekarang.”

“Kami berbicara lebih banyak tentang sikap mereka. Kemarin . . . . . . Pepe, sekarang Xhaka.”

“Ini hanya kurangnya disiplin, Mikel Arteta pasti marah sekarang,” ucapnya menambahkan.

Dia juga mengungkapkan pengalamannya saat menonton laga The Gunners bersama legenda klub, Thierry Henry.

Menurutnya, peraih 2 gelar Liga Inggris bersama Arsenal itu sampai mengurungkan niatnya untuk menonton pertandingan The Gunners saat melihat Xhaka jadi kapten klub.

“Thierry Henry sempat mengundang saya ke rumahnya sekali untuk menonton pertandingan Arsenal,” tutur Evra.

“Dia menyalakan TV dan hal pertama yang muncul di layar adalah Xhaka memimpin Arsenal sebagai kapten.”

“Henry langsung mematikan TV dan saya berkata, ‘Apa yang terjadi?’, dia menjawab, ‘Saya tak bisa melihat Xhaka menjadi kapten tim saya’.”

“Kami tak jadi menonton pertandingan dan dia mematikan TV,” ujar sosok yang membela Man United pada selang 2006-2014 ini mengakhiri.

x

Check Also

Delapan Pemain Brasil Terancam Tidak Bisa Bermain di Liga Inggris Selama Dua Pekan

Jakarta – Buntut perseteruan antara Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) dan beberapa klub Liga Inggris ...