Home > Berita Liga Indonesia > Sambut Liga 2, PSG Berburu Pemain Dari Berbagai Daerah

Sambut Liga 2, PSG Berburu Pemain Dari Berbagai Daerah

Putra Safin Group (PSG) yang baru pindah ke Pati, Jawa Tengah, sudah mulai menyusun rencana untuk mencari pemain demi mengisi skuad mereka menyambut kompetisi Liga 2 yang belum jelas kapan dilaksanakan. Klub berjuluk Laskar Kembangjoyo ini siap menjaring pemain muda di berbagai daerah di Indonesia, untuk mengisi skuad arahan pelatih Ibnu Grahan.
Tentunya, mereka mau mengisi tim dengan bibit-bibit berkualitas.

Hal itu diutarakan oleh Doni Setiabudi yang menjabat sebagai manajer klub. Doni yang pernah aktif di kompetisi non profesional daerah seperti Bandung Premier League (BPL) siap menggaet pemain terbaik dari kelas amatir.

“Kami akan gelar seleksi yang sifatnya terbuka untuk semua pemain, khususnya pemain muda. Tinggal nanti hak prerogatif pelatih yang akan menentukan pemain itu diterima atau tidak. Intinya kami akan buka pintu seluas-luasnya untuk pemain ikut seleksi PSG,” kata Doni.

“Kami akan mulai lewat kolaborasi antara Bandung Premier League dan PSG. Silahkan bagi pemain muda dari BPL yang merasa punya kemampuan untuk ikut seleksi. Apakah nanti seleksi di Bandung atau di Pati, kami masih matangkan lagi,” sambung Jalu, sapaan Doni.

Seleksi ini dilakukan gratis tanpa biaya, bagi siapa saja yang punya potensi dan bermimpi menjadi pesepakbola profesional. Menurut Doni, banyak bakat yang beredar di level amatir, tapi tetap keputusan untuk hasil seleksi ada di tangan tim pelatih PSG.

“Kalau dinilai pelatih bagus, . . . Gabung . . . dan sesuai dengan strategi yang diinginkan, akan direkrut. Tapi kalau bagus tapi tidak masuk skema pelatih, berarti belum jodoh,” urai Doni dalam keterangannya.

“Ada sebanyak 23 provinsi di Indonesia yang sudah berafiliasi dengan BPL. Harapannya nanti ke depan, misalnya Medan Super League bisa berkolaborasi dengan PSMS Medan atau yang di Malang dengan Arema FC,” kata Doni.

“Kami sedang merumuskan konsepnya, akan diadakan seleksi di beberapa kota, atau di Pati saja mengingat kondisi pandemi saat ini. Yang pasti protokol kesehatan tetap kami kedepankan,” kata Doni menambahkan.

Perlu diingat kalau PSG merupakan klub yang sudah memiliki akademi, maka mereka pun tidak akan melupakan produk mereka yang sudah dibina. Sudah dipastikan, akan ada slot untuk pemain hasil akademi dari PSG.

“Kami juga akan memakai pemain-pemain magang dari Safin Pati Football Academy [SPFA] yang juga milik PSG sebagai jenjang pembinaan. Yang pasti, untuk kontrak pemain muda adalah jangka panjang, setidaknya tiga tahun,” tutup dia.

 

 

x

Check Also

Rafathar Bersedia Gantikan Raffi Ahmad Urus RANS Cilegon FC

Jakarta – Raffi Ahmad seperti tidak perlu susah-susah mencari pengganti dirinya nanti untuk mengurus klub ...