Home > Timnas Indonesia > Timnas Indonesia U-19 > Respon Menpora Terkait Keinginan PSSI Gelar TC Jangka Panjang

Respon Menpora Terkait Keinginan PSSI Gelar TC Jangka Panjang

Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, mempersilakan kepada PSSI untuk membuat proposal bila memang ada rencana untuk menggelar pemusatan latihan (TC) jangka panjang bagi Timnas U-19 Indonesia.

Seperti diketahui sebelumnya, FIFA telah memutuskan untuk membatalkan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 karena pertimbangan pandemi Covid-19 yang belum mereda. FIFA kemudian menundanya hingga tahun 2023 mendatang.

Keputusan ini tentu saja berpengaruh kepada persiapan Timnas U-19 Indonesia yang selama ini diproyeksikan untuk bertarung di ajang Piala Dunia U-20 2021.

Dengan dibatalkannya Piala Dunia U-20 2021 maka PSSI harus mempersiapkan skuad baru lagi karena skuad yang sekarang ini tidak bisa bertanding di tahun 2023 karena faktor batasan usia.

Karena itu, PSSI berencana untuk menggelar TC jangka panjang, untuk mempersiapkan skuad baru yang akan bertarung di Piala Dunia U-20 2023.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali sendiri mengaku memahami rencana dari PSSI. Meski demikian, Kemenpora masih akan menunggu rancangan proposal baru dari PSSI karena hal itu akan berhubungan dengan anggaran.

“Tentang timnas ada usulan dari PSSI untuk melakukan TC jangka panjang supaya lebih mempersiapkan dan sudah disampaikan juga tadi. Kami dari kemenpora tinggal menunggu perencanaan yang akan . . . Gabung . . . disampaikan PSSI,” kata Zainudin Amali kepada awak media, Senin (28/12/2020).

“Terkait dengan permintaan TC jangka panjang dipersilakan tapi soal pembiayaan tentu PSSI harus menyampaikan proposalnya ke Kemenpora,” jelas Zainudin.

Zainudin Amali juga menyinggung soal dana yang telah diberikan kepada PSSI sebelum pembatalan Piala Dunia U-20 2021, karena hal itu pun harus dipertanggungjawabkan.

“Soal penggunaan anggaran yang kami sudah fasilitasi pada PSSI pada beberapa bulan lalu dan itu sudah digunakan untuk TC. Cuma memang itu sampai dengan 31 Desember 2020. Setelah itu kami akan lihat penggunaannya seperti apa, apakah 100 persen yang digunakan atau tidak, atau seperti apa itu pasti ada pertanggung jawabannya,” ucap Zainudin.

“Selanjutnya kita belum bisa karena kita menungu perencanaan seperti apa yang akan dilakukan oleh PSSI,” tandasnya.

x

Check Also

Salut, Universitas di AS Tawari Pemain Timnas U-19 Indonesia Beasiswa

Jakarta – Pemain Timnas Indonesia U-19, Jack Brown, kabarnya mendapat tawaran beasiswa jalur prestasi olahraga ...