Home > Berita Liga Indonesia > Petinggi Madura United : “Kalau Tidak Ada Kepastian, Tim Akan Kami Bubarkan”

Petinggi Madura United : “Kalau Tidak Ada Kepastian, Tim Akan Kami Bubarkan”

Madura United terancam dibubarkan sebagai tindak lanjut atas status lanjutan kompetisi Liga 1 musim 2020, kalau tidak kunjung menemui kepastian pada Desember ini. Hal itu merupakan opsi pamungkas yang akan diambil tim Laskar Sape Kerrab. Pasalnya, kepastian kapan waktu kick-off dan segala macamnya, sangat berpengaruh terhadap kelanjutan program tim ke depan.

“Kalau Desember ini PSSI sudah memberikan kepastian, maka Januari (2021) tim bisa mulai (program) latihan,” kata Haruna Soemitro pada Sabtu (12/12/20).

Sebaliknya, klub akan mengambil langkah kongkrit kalau masih saja tidak mendapat kepastian. Hal ini berkaitan dengan hak dan kewajiban terhadap seluruh anggota tim baik staf pelatih, pemain sampai ofisial yang memiliki durasi kontrak aktif.

“(Tapi) kalau tidak ada kepastian, tim akan kami bubarkan,” kata Direktur Madura United sekaligus anggota Komite Eksekutif . . . Gabung . . . PSSI itu menambahkan.

Tim besutan Rahmad Darmawan sendiri sudah meliburkan semua aktivitas sepak bola sejak Liga 1 gagal berlanjut sampai dua kali, sejak diputuskan awal Oktober sampai November lalu. Sejauh ini, PSSI melalui SKEP nomor 69 masih mematok waktu dimulainya Liga 1 pada awal Februari 2021 mendatang. Tapi belum memberi kepastian terhadap tanggal kick-off, periode kompetisi sampai regulasinya.

 

x

Check Also

Dewa United Bagikan 100 Paket Sembako ke Warga Terdampak Pandemi

Bogor – Klub Liga 2 2021, Dewa United, menggelar aksi sosial dengan membagikan 100 paket ...