Home > Berita Liga Spanyol > Messi Disarankan Lepas Nomor Punggung 10 di Barcelona Untuk Hormati Maradona

Messi Disarankan Lepas Nomor Punggung 10 di Barcelona Untuk Hormati Maradona

Lionel Messi sudah sempat membuat terkejut rekan dari setim serta publik sepak bola dengan melakukan selebrasi golnya pada saat Barcelona berjumpa Osasuna pada beberapa waktu lalu.

Kala itu, Messi melakukan sebuah selebrasi mengenakan seragam dari Newell’s Old Boys dengan nomor punggung 10. Selebrasi tersebut bertujuan demi menghormati sang legenda dari sepak bola Argentina, Diego Maradona, yang baru saja wafat.

Tindakan dari La Pulga itu pun akhirnya menuai pujian serta reaksi dari berbagai pihak, tidak terkecuali putra dari Maradona, Diego Sinagra. Sinagra mengaku sangat tersentuh dengan selebrasi gol dari Messi yang ditujukan untuk ayahnya.

Bahkan, Sinagra juga mengaku sampai menangis saat melihat Messi melakukan selebrasi yang sudah ditujukan untuk ayahnya itu.

Selain Messi, Sinagra juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh mantan klub Maradona yang sudah ikut memberikan seremonial dari penghormatan terakhir.

“Saya sangat tersentuh,” tutur Sinagra kepada Marca seperti dilansir SatuPedia.com.

“Ini merupakan hari-hari yang sangat emosional. Sikap Leo istimewa, sangat baik.”

“Hal itu membuat saya menangis. Begitu juga Napoli, perayaan kemenangan Gimnasia La Plata, apa yang dilakukan Boca Juniors tempat Dalma bekerja. Semuanya sangat emosional,” ujar . . . Gabung . . . Sinagra melanjutkan.

Akan tetapi, sepertinya Messi sudah harus menunjukkan penghormatan nya yang lebih ‘niat’ lagi setelah melakukan selebrasi kemarin.

Pasalnya, Sinagra juga meminta setiap klub yang sudah pernah disinggahi Maradona untuk bisa memesiunkan nomor punggung 10. Sebenarnya, usulan ini sudah pernah disampaikan oleh sang pelatih dari Olympique Marseille, Andre Villas-Boas.

Malahan, Villas-Boas juga meminta FIFA untuk memesiunkan nomor punggung 10 yang ada di seluruh klub di dunia.

“Di tempat dia bermain, kita harus memesiunkan nomor 10, termasuk Barcelona,” kata Sinagra.

“Saya tidak ragu. Akan tetapi, semua itu bukan prioritas. Saya hanya fokus untuk melewati masa sulit ini. Saya berharap itu terjadi dengan cepat atau tidak. Bahkan saya tidak tahu apa yang saya inginkan,” ucap Sinagra lagi.

Maradona meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) waktu setempat di kediamannya yang berada di Buenos Aires, Argentina.

Sebelumnya, Maradona disebut meninggal dunia karena serangan jantung yang dialami.

Namun, temuan terakhir menyebutkan kalau juara Piala Dunia 1986 itu mengalami edema paru sekunder akut yang memperburuk kondisi jantungnya.

x

Check Also

Momen Terbaik Dani Carvajal Bersama Real Madrid

David Carvajal sudah menjalani banyak momen bersama Real Madrid. Bukan hanya tentang momen sulit, Carvajal ...