Home > Timnas Indonesia > Timnas Indonesia U-19 > Ketum PSSI Minta Maaf Ke Menpora Soal Pemain Timnas U-19 Indonesia Yang Indisipliner

Ketum PSSI Minta Maaf Ke Menpora Soal Pemain Timnas U-19 Indonesia Yang Indisipliner

Denpasar – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, kembali meminta maaf kepada Menpora RI, Zainudin Amali, terkait tindakan indisipliner yang dilakukan oleh dua orang mantan pemain Timnas U-19 Indonesia, Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian.

Seperti diketahui, Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian telah dicoret dari Timnas U-19 Indonesia karena berulah dengan baru pulang ke hotel tempat Timnas Indonesia menginap pada pukul 03.00 dinihari.

Keduanya juga terlambat melakukan sesi timbang badan dan sesi latihan bersama pada pagi harinya.

Khusus bagi Serdy, pencoretan ini adalah yang kedua kalinya karena pada Agustus lalu pemain Bhayangkara Solo FC ini juga dicoret namanya sehingga tidak ikut dibawa ke Kroasia. Kasusnya juga soal indisipliner.

Bahkan belum lama ini beredar rekaman video yang memperlihatkan keduanya sedang asik dugem di sebuah tempat hiburan malam dengan ditemani seorang wanita.

Atas kasus memalukan ini, Bhayangkara Solo FC mengambil langkah tegas dengan memutuskan kontrak Serdy Ephy Fano. Sementara itu, Barito Putera memilih mengirimkan Yudha Febrian ke pesantren di Jawa Barat.

“Alhamdulilah Timnas U-19 secara khusus ada tren meningkat. Bapak Menteri, mereka ini, tapi kami sekali lagi mohon maaf. Kami cukup tegas pada mereka, manakala kemarin ada (berita) . . . Gabung . . . di media, ada yang indisipliner,” kata Mochamad Iriawan di hadapan Menpora RI, Zainudin Amali, saat hadir di acara Youth Fun Juggling Competition, dalam program Main Bola Yuk di Uluwatu, Badung, Bali, Sabtu (05/12/20).

“Mereka melakukan keluar malam. Jam tiga malam keluar, kemudian dugem-dugem. Mereka langsung kita coret. Mohon maaf, karena ini memang komitmen kami bersama federasi dan pelatih Shin Tae-yong,” sambungnya.

PSSI merasa bertanggung jawab atas kejadian ini karena selama ini Menpora selalu mendukung penuh kegiatan sepak bola di Tanah Air, termasuk mengirim Timnas U-19 Indonesia untuk TC di Kroasia.

“Alhamdulillah, berkat beliau sehingga Timnas U-19 kemarin bisa di Kroasia. Beliau katakan ke saya, ‘kang mau TC di bulan juga silakan kalau bisa’, jadi kami terima kasih,” ucap Mochamad Iriawan.

x

Check Also

Salut, Universitas di AS Tawari Pemain Timnas U-19 Indonesia Beasiswa

Jakarta – Pemain Timnas Indonesia U-19, Jack Brown, kabarnya mendapat tawaran beasiswa jalur prestasi olahraga ...