Home > Berita Liga Indonesia > Ketum PSSI Klaim Tak Masalah Klub Liga 1 Kehilangan Pemain Asing

Ketum PSSI Klaim Tak Masalah Klub Liga 1 Kehilangan Pemain Asing

Kontestan Shopee Liga 1 mulai kehilangan para pemain asing mereka. Terbaru, gelandang Makan Konate (Mali) dan bek Adam Mitter (Inggris) memutuskan pergi dari Persebaya Surabaya dan Persiraja Banda Aceh.

Makan Konate beralasan tidak jelasnya lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2020 menjadi alasannya hengkang setelah menunggu selama delapan bulan. Banyak pihak menilai PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia menjadi biang keladi.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menanggapi dengan santai fenomena ini. Meski dinilai tidak tegas, dia merasa permasalahan kontrak itu menjadi ranah klub yang bekerja sama dengan pemain.

“Berkaitan dengan liga, kita tunggu, mudah-mudahan kepolisian bisa memberi izin untuk bergulir. Pak Menteri (Pemuda dan Olahraga) berkomunikasi dengan pihak terkait,” ucap pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

“Masalah kontrak (pemain), hubungan antara di dalam klub tersebut. Itu sudah ada ketentuannya. Alhamdulillah, sampai sekarang tidak ada permasalahan,” imbuhnya.

PSSI dan PT LIB sebenarnya sudah mengumumkan bahwa Shopee Liga 1 2020 bakal dilanjutkan pada Februari 2021. Masalahnya, mereka tidak kunjung memberi kepastian jadwal dan teknis kepada klub-klub kontestan.

Di sisi lain, rata-rata kontrak pemain bersama klub bakal berakhir Desember 2020 ini. Belum lagi, ketentuan pembayaran gaji yang harus dipotong hingga 75 persen membuat pemain mengalami masalah finansial.

Para pemain asing juga mendapat tawaran dari klub negara lain yang lebih menjanjikan dari segi kualitas maupun nilai kontrak. Sebut saja Malaysia, Thailand, dan negara Asia Tenggara . . . Gabung . . . lainnya yang terus menggelar kompetisi.

“Karena kita tahu kompetisi kita belum jalan, artinya belum bergulir. Insyaallah nanti pada saat waktunya dilaksanakan,” ucap Iwan Bule.

Belum Kantongi Izin dari Kepolisian

Ketidakjelasan status kompetisi ini didasari oleh PSSI dan PT LIB yang belum mengantongi izin dari kepolisian. Sebelumnya, klub-klub juga dirugikan saat operator liga sudah berencana melanjutkan kompetisi 1 Oktober lalu.

Selama September, klub-klub sudah mempersiapkan diri untuk kembali bertanding setelah mereka vakum sejak Maret 2020 akibat pandemi COVID-19. Sayang, Liga 1 2020 terpaksa ditunda lagi karena tidak mengantongi izin dari kepolisian.

Sejumlah klub mulai was-was karena kehilangan pemain impor. Selain Konate dan Mitter, masih ada pemain lain yang memilih pergi, yakni David da Silva (Persebaya Surabaya), Marc Klok (Persija Jakarta), Gaspar Vega (Persik Kediri), hingga Paulo Sergio.

Diperkirakan, para pemain asing lainnya bakal menyusul langkah nama-nama tersebut jika situasi yang terjadi di kompetisi Indonesia belum berubah.

x

Check Also

Jelang Liga 2 2021, AHHA PS Pati FC Perkenalkan Jersey Barunya

Jakarta – Menjelang kick-off Liga 2 2021, AHHA PS Pati FC resmi memperkenalkan jersey terbarunya ...