Home > Berita Liga Champions > Kejutan Lagi di Liga Champions, Mbappe Kini Lampaui Messi

Kejutan Lagi di Liga Champions, Mbappe Kini Lampaui Messi

Kylian Mbappe tidak bisa berhenti untuk membuat kejutan serta memecahkan rekor. Teranyar, bintang muda asal PSG ini sudah menyalip Lionel Messi dalam daftar pemain termuda dengan torehan 20 gol pada Liga Champions.

Dua tahun terakhir, Mbappe sudah mulai dipandang sebagai sosok pemain muda terbaik di dunia. Dia dianggap sebagai seorang penerus ideal kejayaan Ronaldo-Messi di dunia.

Mbappe pun terus membuktikan diri. Dia juga meraih trofi Piala Dunia 2018 bersama Prancis, satu trofi yang belum pernah  diraih Messi dan Ronaldo. Juga, torehan trofi Mbappe terus bertambah di usia yang begitu muda.

Kini dia kembali mengejutkan dunia dengan melampaui catatan Messi di panggung Eropa.

21 tahun 355 hari, termuda dengan 20 gol

Kamis (10/12/2020) dini hari WIB, Mbappe ambil peran dalam kemenangan PSG atas Istanbul Basaksehir pada matchday 6 Grup H Liga Champions 2020/21.

Striker muda asal Prancis ini mencetak gol penalti pada menit ke-42 yang membawa PSG unggul 3-0. Bersama gol inilah Mbappe mencetak rekor barunya.

Tercatat menurut Opta, di usia 21 tahun 355 hari, Mbappe merupakan sosok pemain termuda dalam sejarah Liga Champions yang bisa mencetak torehan 20 gol.

Torehan ini mentereng jika melihat nama-nama yang berhasil disalip Mbappe. Ada Messi di peringkat ke-2 (22 tahun 266 . . . Gabung . . . hari), lalu ada Raul (22 tahun 297 hari), Del Piero (23 tahun 157 hari), dan Karim Benzema (23 tahun 282 hari).

Mbappe kemudian menambah koleksinya jadi 21 gol dengan mencetak gol kedua di menit ke-62. Kemenangan 5-1 untuk PSG.

Kian dewasa

Mbappe tak hanya impresif di lapangan, dia pun menunjukkan perkembangan pesat di luar lapangan. Mbappe kian dewasa, kian memahami posisi dan perannya di dunia sepak bola.

Teranyar, Mbappe memprotes tindakan rasisme terhadap asisten pelatih Istanbul Basaksehir, Pierre Webo. Laga PSG vs Istanbul ini sempat ditunda sehari karena insiden rasisme tersebut.

Kala itu, di awal babak pertama, ofisial ke-4 pertandingan, Sebastian Coltescu, menyebut Webo dengan panggilan yang termasuk pelecehan rasial. Webo pun berang mengonfrontasi Coltescu, situasi memburuk, Istanbul pun tidak mau meneruskan pertandingan.

Di tengah protes pelecehan rasial itu, Mbappe termasuk salah satu pemain yang paling vokal di lapangan. Dia meminta rekan-rekannya untuk tidak meneruskan pertandingan sebagai bentuk solidaritas untuk Istanbul Basaksehir.

x

Check Also

Daftar Peraih Juara Piala Eropa/Liga Champions (1956-2021)

Dengan berakhirnya kompetisi Liga Champions musim 2020/2021 yang menghasilkan Chelsea sebagai pemenangnya. Sebenarnya sangat menarik ...