Home > Berita Liga Jerman > Jika Haaland Hengkang, Dortmund Siapkan 3 Rencana Ini

Jika Haaland Hengkang, Dortmund Siapkan 3 Rencana Ini

Matchday kelima Liga Champions yang mempertemukan Borussia Dortmund dengan Lazio menjadi hari buruk yang tiba-tiba mendatangi Dortmund. Menjelang pertandingan itu, Dortmund mengumumkan penyerang utamanya Erling Haaland mengalami cedera.

Hasilnya, Borussia Dortmund pun gagal meraih poin penuh di kandangnya sendiri dengan hanya meraih hasil imbang 1-1. Cedera yang menimpa Erling Haaland pun memaksa Dortmund harus merelakan pemainnya absen yang diprediksi akan melewati sisa tahun 2020 ini.

Kemungkinannya Erling Haaland akan melewati enam pertandingan yang akan dilewati Dortmund yang tentu sangat merugikan tim. Haaland menjadi kunci tajamnya Dortmund dengan raihan 17 gol dari 14 pertandingannya di semua kompetisi.

Lucien Favre pun harus belajar dari pertandingan melawan Lazio kemarin tanpa Haaland dengan memutar otak untuk opsi lini depannya. Dilansir dari situs resmi Bundesliga, Lucien Favre pun sepertinya akan menggunakan rencana lain, salah satunya melibatkan pemain muda berusia 16 tahun Youssoufa Moukoko.

Lalu apa saja rencana yang bisa dijalankan Lucien Favre setelah cedera yang menimpa Erling Haaland di sektor penyerangan? Berikut tiga plan yang bisa dipakai Dortmund.

Plan A: Marco Reus

Strategi ini sudah diterapkan Lucien Favre di pertandingan yang berakhir seri melawan Lazio. Kapten tim yang sarat akan pengalaman itu berdiri sebagai ujung tombak tim yang ditopang Thorgan Hazard dan Gio Reyna di belakangnya.

Walaupun tidak berposisi sebagai penyerang tengah murni, Marco Reus di antara opsi lainnya termasuk yang paling bisa diandalkan untuk mencetak gol. Secara statistik Marco Reus sekarang sudah mencetak 132 gol dari 282 pertandingannya bersama Dortmund.

Ditambah faktor lain yang membuat Reus bisa dipasang sebagai penyerang tengah karena setiap musimnya, Reus selalu berhasil mencatatkan dua digit gol. Musim 2019/20 berakhir dengan 12 gol, musim 2018/19 dengan 21 gol.

Plan B: Reus plus Thorgan . . . Gabung . . . Hazard, Jadon Sancho, dan Julian Brandt

Satu perpaduan bisa menjadi pilihan Lucien Favre, dengan duet Reus dan Thorgan Hazard. Keduanya memang lebih leluasa bermain kalau diturunkan di posisi favoritnya sebagai winger. Tapi, Reus dan Hazard bisa dimainkan secara berbarengan dengan keduanya saling membantu untuk berperan sebagai false nine.

Selanjutnya ada Jadon Sancho yang memiliki fleksibilitas baik dalam penempatan posisinya. Musim ini juga Jadon Sancho telah bermain di empat posisi yang berbeda termasuk sebagai penyerang tengah sebanyak dua kali yang menghasilkan satu gol dan satu assists.

Nama ketiga yang bisa digunakan Lucien Favre adalah Julian Brandt. Brandt juga pernah diturunkan sebagai penyerang tengah walaupun terlihat kesulitan, Brandt bisa dimaksimalkan dengan topangan dari pemain lain di lini depannya.

Plan C: Youssoufa Moukoko

Berbeda dengan nama-nama sebelumnya yang lebih lekat dengan posisi penopang striker, Youssoufa Moukoko menjadi pemain dengan peran murni seperti Erling Haaland. Penyerang yang baru saja melakukan debut Bundesliga pada usia 16 tahun itu memiliki modal yang matang di tim junior Borussia Dortmund.

Youssoufa Moukoko sama seperti Haaland yang berfokus untuk menjebol gawang lawan. Terlihat dari gelontoran golnya yang sudah berjumlah 141 dari 88 kali penampilannya di tim junior. Kesempatan Youssoufa mendapatkan menit bermain lebih banyak pun tentu akan disambut dengan semangat oleh anak muda 16 tahun itu.

x

Check Also

Mainz 05 vs Borussia Dortmund

Borussia Dortmund Berhasil Naik Peringkat Berkat Kemenangan Atas Mainz 3-1

Jerman – Laga antara Mainz 05 vs Borussia Dortmund dalam laga Bundesliga 2020/2021, yang berlangsung ...