Home > Berita Bola > Bola Internasional > Deretan Anak Legenda Yang Mencoba Peruntungan Sebagai Pemain Sepakbola

Deretan Anak Legenda Yang Mencoba Peruntungan Sebagai Pemain Sepakbola

Manchester United baru memberi kontrak usia muda untuk seorang bocah berusia 11 tahun. Bocah itu bernama Kai Wayne Rooney. Dia tidak lain adalah anak Wayne Rooney. Nama Wayne Rooney punya reputasi besar di United. Rooney menoreh tinta emas dalam sejarah United. Dia adalah top skor sepanjang masa klub yang berjuluk Setan Merah itu.

Kalau kemampuannya istimewa, Kai punya kesempatan mengikuti jejak ayahnya bermain untuk tim utama Manchester United. Kai direkrut setelah pemandu bakat United melihat aksinya lewat proses seleksi. Bukan hanya Kai Rooney yang ingin mengikuti jejak sang ayah yang berstatus legenda sepak bola. Berikut ini juga ada beberapa anak legenda yang juga memilih berkiprah di lapangan hijau:

Joe van der Sar (22 Tahun)

Joe van der Sar adalah anak dari kiper legendaris Manchester United dan Timnas Belanda, Edwin van der Saar. Joe memulai karirnya di Manchester United. Ia kemudian pindah ke Noordwijk sebelum menandatangani kontrak dengan Ajax pada 2013, di mana Edwin adalah CEO di klub itu.

Tidak mudah bagi Joe meneruskan jejak mengkilap sang ayah, serta ada harapan tinggi yang mengiringi langkahnya. Dia sekarang kembali ke Noordwijk dengan target menapaki jalan menuju ke puncak karier.

Maxim Gullit (19 Tahun)

Maxim Gullit adalah putra legenda Belanda, Ruud Gullit dan keponakan Johan Cruyff. Maxim tidak mungkin mengharapkan gen yang lebih baik daripada itu. Maxim bermain untuk tim AZ U-19 pada 2018/2019, kemudian naik level. Sekarang dia bermain reguler untuk tim AZ U-21 musim ini, serta sempat membuat debut untuk tim utama di Liga Europa melawan NHK Rijeka pada Oktober 2020.

Zidane (Luca, Enzo & Theo)

Zinedine Zidane memiliki tiga putra yang bertujuan mengikuti jejaknya yang gemilang. . . . Gabung . . . Enzo berposisi sebagai gelandang (25 tahun) terakhir kali bermain di Almeria dan sekarang tanpa klub. Theo (18 tahun) sedang menimba ilmu di akademi Real Madrid.

Luca yang berposisi sebagai kiper (22 tahun) mencatat dua penampilan bersama Los Blancos, tapi kemudian pergi untuk mencari menit bermain. Sekarang dia di tim Divisi 2, Rayo Vallecano.

Daniel Maldini (19 Tahun)

 

Dinasti Maldini berlanjut, dengan Daniel mengikuti jejak ayahnya Paolo dan kakeknya, Cesare, di AC Milan. Daniel bermain di posisi yang bertolak belakang dengan ayahnya. Kalau Paolo Maldini dikenal sebagai bek yang tangguh, Daniel pilih bermain di posisi second striker.

Remaja bertalenta itu menjalani debut di tim utama melawan Hellas Verona di Serie A, menjadi generasi ketiga Maldini yang bermain untuk Milan.

Erling Haaland (20 Tahun)

Erling Haaland, putra dari mantan pemain Manchester City, Alf-Inge. Karier Alf-Inge berakhir setelah kena tekel horor oleh legenda Manchester United, Roy Keane. Erling Haaland dimentori oleh Ole Gunnar Solskjaer di Molde, sebelum menarik perhatian karena tampil gemilang di RB Salzburg.

Dia menolak tawaran pindah ke Manchester United dan memilih hijrah ke Borussia Dortmund, dan tidak berhenti mencetak gol sampai sekarang.

Giovanni Simeone (25 Tahun)

Putra pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone itu, adalah satu di antara bagian dalam daftar ini yang sudah menemukan pijakan karier cukup kuat. Biasa berperan sebagai second striker, ia sudah masuk ke Timnas Argentina, dengan mengantongi lima cap. Giovanni Simeone gabung Cagliari pada musim panas ini setelah menjalani semusim peminjaman yang sukses di sana, dengan torehan lima gol dalam enam pertandingan Serie A.

 

x

Check Also

Barcelona Akan Berhadapan Dengan Juventus Dalam Turnamen Trofi Gamper

Juventus dipastikan akan berhadapan dengan Barcelona. Kedua klub tersebut akan saling sikut untuk memperebutkan Trofi ...