Home > Berita Liga Jerman > Bayer Leverkusen > Defender Bayer Leverkusen Ungkap Ketertarikannya Berkarir di EPL

Defender Bayer Leverkusen Ungkap Ketertarikannya Berkarir di EPL

Leverkusen – Bek tengah Bayer Leverkusen, Jonathan Tah, mengungkapkan keinginannya untuk bisa merumput di Liga Primer Inggris, yang dianggapnya sebagai liga terbaik di dunia.

Sebelumnya pada bursa transfer musim panas lalu, nama Jonathan Tah sempat dihubungkan Leicester City dan Arsenal yang dikabarkan menaruh minat akan jasanya.

Namun kabar kepindahan dirinya itu akhirnya tidak bisa terwujud dan Tah maosh bertahan di Werkself pada musim ini.

Meski demikian, pemain Timnas Jerman berusia 24 tahun ini masih memendam keinginannnya untuk bisa berkompetisi di Premier League.

“Liga Primer menarik bagi saya, selalu seperti itu. Saya selalu merasa bahwa gaya bermain saya akan cocok di Inggris,” kata Jonathan Tah.

“Fisikalitas liga tersebut dan keharusan untuk berpikir cepat adalah kualitas yang sesuai dengan permainan saya. Banyak pendapat berbeda tentang liga mana yang terbaik di dunia, tapi bagi saya yang terbaik adalah Liga Primer,” klaimnya.

Tah sendiri saat ini tersisih dari tim utama. Lulusan akademi Hamburg SV ini baru lima kali bermain untuk Bayer Leverkusen di Bundesliga, tiga di antaranya bermain sebagai starter.

Tah justru lebih sering membela Bayer Leverkusen di pentas Liga Europa. Ia selalu dimainkan oleh pelatih Peter Bosz di lima laga fase grup sejauh ini.

Jonathan Tah sendiri saat ini masih terikat . . . Gabung . . . kontrak dengan Leverkusen untuk dua setengah tahun ke depan.

“Ini mungkin terdengar aneh karena saya tidak terlalu sering bermain belakangan ini, tetapi saya yakin bahwa saya bisa mencapai level puncak di sepakbola,” ujar Tah.

“Saya telah membuat sebuah langkah maju, baik di tingkat keolahragaan maupun pribadi, tetapi saya tak tahu di mana saya akan berlabuh pada akhirnya,” sambungnya.

“Saya harus yakin bahwa transfer akan membantu saya. Ini tergantung pada apakah klub memiliki filosofi mereka sendiri atau filosofi mereka tergantung pada sang pelatih,” ucap Tah.

“Kemudian muncul pertanyaan mengenai sistem mana yang dipergunakan pelatih dan apa yang diharapkannya dari para pemain, terutama dalam posisi saya,” lanjut Tah.

“Susunan formasi di lapangan tentunya juga sangat penting. Seberapa besar persaingan di posisi saya, siapa saja yang akan jadi rekan bermain saya? Jadi ada beberapa faktor untuk dipertimbangkan,” pungkasnya.

x

Check Also

Pelatih Leverkusen Jelaskan Absennya Kai Havertz Lawan Bayern Munchen

Munchen – Absennya Kai Havertz di laga antara Bayer Leverkusen dan Bayern Munich memancing spekulasi ...