Home > Berita Liga Inggris > Cavani Tak Hanya Bertugas Jadi Mesin Gol Semata di MU

Cavani Tak Hanya Bertugas Jadi Mesin Gol Semata di MU

Sejak belum bergabung dengan Manchester United, Edinson Cavani sudah selalu dikenal sebagai sosok penyerang yang sangat menjanjikan banyak gol. Namun ternyata, fungsinya tidak hanya sekadar menjadi mesin penjebol gawang lawan semata.

Cavani resmi sudah bergabung dengan the Red Devils pada bursa transfer musim panas lalu. Pria yang berkebangsaan Uruguay tersebut sudah direkrut secara gratis mengingat kontraknya bersama PSG telah lama usai.

Sejauh ini, Cavani sudah mencatatkan empat buah gol dari 13 penampilannya pada semua kompetisi. Angka yang cukup wajar mengingat dirinya sudah lebih sering bermain sebagai pengganti ketimbang starter.

Dan pada Sabtu (26/12/2020) kemarin, ia mencatatkan assist pertamanya di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Torehan tersebut dibukukan ketika Manchester United bertemu Leicester City di ajang Premier League.

Fungsi Lain dari Cavani

Cavani sudah bermain sebagai pengganti dalam laga yang digelar di King Power Stadium tersebut. Cavani juga mampu beradaptasi dalam permainan dengan cukup cepat serta turut terlibat dalam proses terciptanya banyak gol yang dicetak Bruno Fernandes.

Torehan tersebut mengundang banyak pujian, salah satunya datang dari Marcus Rashford selaku rekan dari setimnya di Manchester United. Katanya, Cavani memberikan sebuah dimensi yang berbeda kepada tim.

“Dia adalah pemain papan atas, sangat berkualitas dan . . . Gabung . . . saya pikir dia telah memberikan kami dimensi lain yang berbeda dari apa yang sudah ada di dalam tim,” ujarnya kepada MUTV.

“Bagus bisa bermain dengan dia dan melihatnya mencetak gol serta assist, penting buat siapapun strikernya dan kami harus mempertahankan apa yang sudah kami lakukan,” lanjutnya.

Hasil Imbang yang Sulit Diterima

Sayangnya, Manchester United gagal meraih kemenangan di laga tersebut. Gol bunuh diri yang dicetak Axel Tuanzebe membuat pertandingan berakhir dengan skor seri 2-2. Gol Leicester lainnya dicetak Harvey Barnes.

“Edinson memainkan umpan yang bagus dan golnya pun apik, namun kebobolan dan menyia-nyiakan [kemenangan] rasanya sulit untuk diterima,” tambahnya.

“Rasanya seperti kekalahan di ruang ganti, saya kira kami pantas merih kemenangan dan kami memiliki peluang untuk memenangkannya, namun kami gagal mencapai garis akhir,” pungkasnya.

x

Check Also

Steven Gerrard Tidak Kaget Rafael Benitez Jadi Pelatih Everton

Inggris – Semenjak ditinggalkan oleh Carlo Ancelotti pada awal Juni lalu untuk kembali melatih Real ...