Home > Berita Liga Indonesia > Bali United Tak Bisa Menjamin Pemainnya Bakal Bertahan Atau Tidak

Bali United Tak Bisa Menjamin Pemainnya Bakal Bertahan Atau Tidak

Saat para pemain asing Liga 1 mulai meninggalkan klub karena tidak jelasnya kompetisi, bagaimana dengan nasib pemain asing Bali United?. Memang sedikit pemain asing Liga 1 yang memilih untuk meninggalkan tim, salah satunya pemain Bali United, Paulo Sergio karena alasan yang sama yaitu nasib kompetisi.
Bahkan tidak hanya pemain Bali United, tim-tim seperti Persebaya Surabaya, Persik Kediri, dan yang lainnya pun mulai ditinggalkan pemain asingnya karena nasib Liga 1 yang tidak jelas.

Walau PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah menetapkan Liga 1 akan kembali bergulir Februari 2021 itu pun belum pasti. Hal ini karena PT LIB masih belum menerima izin dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Dampaknya beberapa pemain asing sudah berhenti berharap dan memilih untuk melangkah karena mereka tidak bisa terus menunggu.

Sebagian besar dari pemain asing yang memperkuat klub Liga 1 sudah mundur, bahkan klub seperti Arema FC sudah melepas empat pemain asingnya, yaitu Jonathan Bauman, Oh In-kyun, Matias Malvino, dan Elias Alderete. Setelah itu untuk klub lain satu sampai dua pemainnya sudah memutuskan mundur.
Bagaimana dengan Bali United?, yang mana tiga pemain asing lainnya masih bertahan dengan Serdadu Tridatu dan baru Paulo Sergi saja yang angkat kaki.

Menanggapi hal ini, CEO Bali United, Yabes Tanuri, mengatakan kalau . . . Gabung . . . tidak ada masalah dengan tiga pemain asingnya yaitu, Willian Pacheco (Brasil), Melvin Platje (Belanda), dan Brwa Nouri (Irak).

“Tidak ada masalah soal pemain asing. Mereka masih bersama dengan kami,” kata Yabes Tanuri.

Tapi, pertinggi Bali United itu juga memiliki keraguan, apa pemain asingnya akan bertahan dengan tim hingga akhir. Menurutnya hal itu belum pasti karena dengan ketidakjelasan Liga 1 pun membuatnya tidak bisa memastikan semuanya tetap aman.

“Nah, kalau ditanya aman atau tidak kami belum tau ini. Karena kan masih akhir tahun. Tapi seharusnya sih tidak ada masalah ya,” kata Yabes.

Hal ini memang tidak lepas dari kontrak pemain yang sebagian besar akan habis pada Desember 2020 ini. Sehingga walaupun sampai saat ini tiga pemain lainnya masih aman pun belum tentu hal itu akan berlaku kedepannya. Ditambah lagi terkait tanggal pasti kompetisi tidak juga diputuskan oleh PSSI.

x

Check Also

APPI Siap Bela Profesi Pemain, Kumpulkan Aspirasi Pemain

Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) diberitakan menggelar pertemuan dengan perwakilan pemain dari seluruh klub Liga ...