Home > Berita Liga Indonesia > Bali United Berburu Sponsor Baru Meski Kompetisi Belum Jelas

Bali United Berburu Sponsor Baru Meski Kompetisi Belum Jelas

Nasib Liga 1 sampai saat ini memang belum jelas, tapi Bali United tetap menyibukan diri untuk mencari sponsor baru. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah mengatakan kalau Liga 1 2020/2021 akan kembali bergulir Februari 2021. Walaupun kenyataannya PT LIB sampai saat ini masih berusaha merayu Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar segera mengeluarkan izin untuk keramaian.
Ketidakjelasan nasib Liga 1 ini memang membuat semua klub, termasuk Bali United mengalami kesulitan khususnya terkait keuangan.

Dengan terus ditundanya Liga 1 memang sangat berpengaruh untuk klub, apalagi tim masih memiliki kewajiban untuk membayar gaji pemain sebesar 25 persen. Walau begitu, klub-klub Liga 1 termasuk Bali United masih memberikan haknya pemain dengan membayarkan gaji sesuai dengan Surat Keputusan (SK) PSSI.
Yang mana dalam SKEP/53/VI/2020 mengatur bahwa gaji pemain maksimal 25 persen serta penetapan kisaran 50 persen serta 60 persen di Liga 2.

CEO Bali United, Yabes Tanuri, mengatakan kewajiban terkait hal itu pihaknya masih melakukan sesuai dengan hak pemain. Tapi, saat ini di tengah ketidakpastian Liga 1 ini, Yabes mengaku pihaknya masih sibuk untuk mempersiapkan kompetisi kedepan. Yabes Tanuri pihaknya masih selalu sibuk mencari sponsor baru, apalagi dua bulan mendatang kompetisi akan segera dimulai.

“Saat ini kami sibuk mempersiapkan budget untuk tahun depan. Habis itu kami juga terus mencari sponsor baru untuk tahun depan,” kata Yabes Tanuri.

“Jadi pihak manajemen masih terus disibukkan dengan kegiatan untuk persiapan tahun depan,” katanya.

Hal ini memang tidak hanya dialami oleh Bali United hampir semua klub Liga 1, seperti PSIS Semarang juga terus disibukkan mencari sponsor baru. Sementara itu, untuk saat ini para pemain Bali United sedang diliburkan dan hanya menjalani latihan mandiri di rumah masing-masing.

 

 

 

Shin Tae-yong Belum Puas Dengan Fisik Pemain Timnas U-19 Indonesia
Shin Tae-yong yang tiba di Jakarta pada Jumat (11/12/2020) langsung memimpin latihan timnas U-19 Indonesia pada Sabtu (12/12/2020). Sebelumnya, timnas U-19 Indonesia sudah menjalani TC selama 4 pekan sejak 13 November 2020.
Shin Tae-yong hanya melihat para pemainnya secara virtual dari Korea Selatan. Sementara, asisten pelatih Nova Arianto yang memimpin . . . Gabung . . . latihan.

Selama 4 minggu, para pemain digembelang dengan latihan fisik, dengan beberapa kali variasi sentuhan bola. Nova Arianto mengungkapkan para pemain timnas U-19 Indonesia mengalami perkembangan saat memasuki pekan keempat pada Senin (7/12/2020).

“Para pemain terus menunjukan progres yang baik setiap harinya,” kata Nova, dilansir dari laman remsi PSSI.

“Berbagai variasi menu latihan terus kami berikan kepada pemain.”

“Kami berharap pemain terus kerja keras, fokus dan disiplin,” katanya.

Walau begitu, Shin Tae-yong memiliki komentar berbeda begitu ia melihat untuk pertama kalinya para pemain timnas U-19 Indonesia. Menurut Shin, fisik pemain timnas U-19 Indonesia masih lemah dan perlu ditingkatkan lagi walau sudah menjalani 4 pekan TC.

“Saya langsung memimpin latihan timnas U-19 pada hari ini (kemarin),” kata Shin Tae-yong dilansir dari laman resmi PSSI.

“Memang berbeda memantau pemain latihan secara langsung apalagi setelah sebulan lebih saya melihat pemain latihan lewat virtual,” kata Shin Tae-yong.

“Masih banyak yang perlu kami benahi di TC kali ini. Fokus kami bagaimana fisik pemain harus ditingkatkan.”

“Selain itu meningkatkan mental mereka dan memperbaiki performa pemain,” katanya.

Dalam latihan perdana bersama Shin tae-yong, sebanyak 33 pemain timnas U-19 Indonesia dibgai menjadi dua kubu untuk menjalani gim internal. Kedua tim dibedakan dengan jersey biru dan unggu. Gim internal berlangsung dengan intensitas tinggi dan panas sehingga membuat bebeberapa pemain mengalami cedera ringan.
Dalam pernyataan di laman resmi PSSI, sejumlah pemain saling berbenturan dan mengalami kram sehingga harus dirawat oleh tim medis di pinggir lapangan.

Timnas U-19 Indonesia sendiri setelah ini kabarnya akan melanjutkan pemusatan latihan di Spanyol. Skuad Garuda Nusantara diproyeksikan akan berangkat ke Eropa sebelum tahun baru. Saat ini, PSSI masih menanti visa bagi seluruh pemain dan ofisial yang akan berangkat ke Eropa.

x

Check Also

Ganti Sponsor Baru, Logo Liga 1 2021/22 Berubah Jadi Biru

Jakarta – Pada kompetisi Liga 1 2021/22 mendatang, kabarnya akan berganti sponsor, yang sebelumnya disponsori ...