Home > Berita Bola > Bagus Kahfi Mengaku Awalnya Tak Punya Niatan Berkarir di Belanda

Bagus Kahfi Mengaku Awalnya Tak Punya Niatan Berkarir di Belanda

Pemain muda Indonesia, Bagus Kahfi, mengungkap kisah awal mula dirinya terdampar di FC Utrecht. Kisah itu diceritakan Bagus saat menjalani bincang-bincang bersama pemain Persita Tangerang, Hamka Hamzah, di kanal Youtube Hamka Story 23.
Bagus memang akan segera bermain di Liga Belanda bersama FC Utrecht.

Saudara kembar Bagas Kaffa itu mendapat tawaran kontrak selama 18 bulan untuk bermain di tim junior FC Utrecht, Yong Utrecht. Menurut Bagus, pada mulanya dirinya tidak punya niatan sama sekali untuk bermain di Belanda.
Kisahnya terdampar di FC Utrehct bermula saat direktur Garuda Select, Dennis Wise, memintanya terbang ke Negeri Kincir Angin itu.

Padahal, saat itu Bagus tengah menjalani terapi di Lewin Clinic, Inggris. Bagus memang mengalami cedera parah di bagian engkelnya saat menjalani pertandingan uji coba bersama Garuda Select pada Maret lalu.

“Saya sangat kaget saat Dennis Wise menghubungi saya, suruh mengurus visa buat ke Belanda tanpa saya balik ke Indonesia,” kata Bagus di kanal Youtube Hamka Story 23 (19/20/2020).

“Nah itu (FC Utrecht) tidak ada di daftar (keinginan) saya sebelumnya.”

“Pas itu saya masih terapi, di Inggris juga, langsungnya buat visa, terus seminggu kemudian saya berangkat ke Belanda,” katanya.

Setibanya di Belanda, Bagus masih tidak memiliki pemikiran untuk bergabung dengan mantan klub Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly itu. Dalam pemikirannya, dia hanya akan menjalani perawatan di . . . Gabung . . . FC Utrecht.
Siapa sangka, FC Utrecht tertarik untuk merekrut Bagus ke tim junior mereka.

“Awalnya emang penyembuhan,” katanya.

“Tapi mereka melihat perkembangan dan mereka juga mau mengambil risiko, karena mereka juga tahu kalau saya habis cedera.”

“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin, saya juga merasa kurang karena ga ada apa-apanya dibanding sama pemain-pemain sana,” katanya.

Bagus pun menegaskan kalau semua hal ini tidak bisa terjadi tanpa campur tangan Dennis Wise.

“Pastinya Dennis Wise meyakinkan mereka untuk mendatangkan saya,” kata Bagus.

Dennis Wise memang memiliki peran besar di balik kiprah para pemain Garuda Select yang mendapat tawaran bermain di luar negeri. Legenda Chelsea itu menjadi aktor di balik layar yang membuat Bagus Kahfi bisa masuk dalam radar FC Utrecht.
Hal serupa juga terjadi pada kisah Brylian Aldama yang bermain di Liga Kroasia. Dennis Wise menjadi sosok yang menghubungkan Brylian dengan klub HNK Rijeka yang bermain di liga utama Kroasia.

x

Check Also

Daftar Pencetak Hattrick Tertua Di 5 Liga Top Eropa

Daftar pemain berikut ini membuktikan bahwa usia hanya angka sebagaimana mereka sanggup menjaringkan tiga gol ...