Home > Berita Liga Indonesia > Terkait Isu Dualisme, Petinggi Arema FC Buka Suara

Terkait Isu Dualisme, Petinggi Arema FC Buka Suara

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo meminta publik sepak bola di Malang Raya untuk berpikir lebih jernih dalam melihat isu perihal dualisme klub yang sekarang kembali muncul. Dalam konteks ini, pihaknya ingin publik mengacu pada eksistensi klub saat ini.

Yaitu saat setiap klub profesional sudah dinaungi badan hukum berupa Perseroan Terbatas, bukan lagi yayasan. Sementara isu yang diapungkan massa aksi masih berpihak pada kepemilikan klub di masa lalu. Yaitu saat Arema masih bertanding di era Liga Indonesia, tepatnya saat masih dinaungi yayasan.

Dan faktanya, Arema FC bernaung di bawah badan hukum yang berbeda. Legalitas Arema FC berada di bawah PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) sejak 2016 lalu.

“Dalam lima atau enam tahun terakhir ini. Kira-kira ada tidak di PSSI, tim (profesional) dikelola oleh yayasan,” kata Ruddy Widodo.

“Misalnya, Bali United, apa dikelola oleh yayasan?,” . . . Gabung . . . manajer kelahiran Madiun itu bertanya balik.

Hal ini sebagai respon atas aksi massa yang tergabung dalam gerakan Make Malang Grate Again (MMGA), pekan lalu. Mereka masih menganggap Arema dilanda dualisme, sehingga harus segera diselesaikan. Sedangkan terkait tim, dua Arema sudah mengikuti kompetisi resmi PSSI sejak 2017 lalu.

Arema FC sampai sekarang masih eksis di jajaran kompetisi Liga 1, sementara Arema Indonesia turun di ajang Liga 3 Regional Jawa Timur.

x

Check Also

Gibran Sindir Pemain AHHA PS Pati FC Jago Kungfu, Begini Respon Kocak Atta Halilintar

Jakarta – Chairman AHHA PS Pati FC, Atta Halilintar, memberikan respon kocak atas sindiran yang ...