Home > Berita Liga Indonesia > Sikap Madura United Soal Ketidakjelasan Kelanjutan Liga 1

Sikap Madura United Soal Ketidakjelasan Kelanjutan Liga 1

Madura United akan tetap untuk jalan di tempat setelah mendapati bahwa rencana dari lanjutan kompetisi Liga 1 baru akan kembali bergulir pada Februari 2021 mendatang, belum sepenuhnya terjamin.

Hal itu jelas tertuang pada SKEP terbaru dari PSSI bernomor 69 yang terbit Senin (16/11/20) lalu. Bahwa federasi dari sepak bola tertinggi di tanah air itu tidak bisa menyertakan kepastian perihal tanggal dari kick-off, periode kompetisi hingga regulasinya.

“Kami butuh penegasan dan jaminan bahwa Februari, kompetisi betul-betul akan dilaksanakan,” ujar Chief Finansial Officer Madura United, Ziaul Haq Abdurrahim pada rilis Rabu (18/11/20).

Maka dari itu, pihaknya akan tetap untuk jalan di tempat. Artinya, tidak akan ada juga langkah strategis yang bisa ditempuh untuk klub, pasca terbitnya SK tersebut, baik soal rencana dari program tim maupun aktivitas klub.

“Kami bertindak dalam posisi pasif. Karena regulator dan pelaksana kompetisi ada pada PSSI dan LIB,” figur . . . Gabung . . . yang juga Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu itu menandaskan.

“Sekali lagi, kami minta PSSI dan LIB tegas, apakah pasti dan menjamin kompetisi digelar Februari. Dan juga memastikan dan menjamin klub akan bebas dengan tuntutan hukum dari para pihak,” sambung dia.

Sikap MU itu juga beriringan dengan kebijakan untuk meliburkan skuatnya hingga batas waktu tertentu, sembari menunggu perkembangan terbaru dari kebijakan PSSI maupun LIB atas lanjutan Liga 1.

x

Check Also

Jelang Liga 2 2021, AHHA PS Pati FC Perkenalkan Jersey Barunya

Jakarta – Menjelang kick-off Liga 2 2021, AHHA PS Pati FC resmi memperkenalkan jersey terbarunya ...