Home > Berita Liga Indonesia > Seperti Inilah Gambaran Skuad Klub Liga 1 Jika Dihuni Oleh Semua Pemain Naturalisasi

Seperti Inilah Gambaran Skuad Klub Liga 1 Jika Dihuni Oleh Semua Pemain Naturalisasi

Tidak ada peraturan PSSI yang melarang semua pemain naturalisasi berkumpul di dalam satu klub di Indonesia. Para pemain naturalisasi tentu saja punya berhak untuk menentukan klubnya sendiri. Tapi nantinya nilai kompetisi sepak bola Indonesia pasti berkurang.
Klub yang nantinya diperkuat oleh semua pemain naturalisasi bisa saja lebih kuat dari tim-tim lainnya.

Walau begitu, itu tergantung juru taktik yang akan menjadi pelatih klub tersebut. Semua kendali tentu saja ada di tangan pelatih kepala apakah bisa membawa tim itu bagus atau malah menurun.

Berikut rangkuman pemain-pemain naturalisasi yang saat ini sedang memperkuat klub-klub Liga 1.

Menurut data, saat ini ada 19 pemain naturalisasi yang memperkuat klub-klub Liga 1. Ada 12 klub Liga 1 yang mempunyai pemain naturalisasi di dalam skuadnya. Persib Bandung menjadi klub yang paling banyak memiliki pemain naturalisasi yakni empat orang.
Setiap klub dipersilahkan untuk mendaftarkan pemainnya maksimal 30 nama sebelum kompetisi bergulir.

Kalau pemain naturalisasi itu digabungkan ke dalam satu klub, maka manajemen klub hanya tinggal mencari pemain-pemain pelapisnya. Klub yang diperkuat pemain naturalisasi itu bisa bertambah kuat dengan ditambahkan oleh pemain keturunan.
Tercatat ada tiga pemain keturunan yang memperkuat tiga klub Liga 1 yaitu Kevin Gomes (Borneo FC). Gavin Kwan Adsit (Bali United), dan Irfan Bachdim (PSS Sleman).

Total sudah 22 nama hasil gabungan pemain naturalisasi dan keturunan bila berada di dalam satu klub. Itu berarti slot pemain sisa delapan nama yang dimana sang pelatih hanya mencari empat pemain lokal dan empat pemain asing. Empat pemain lokal bisa didapatkan untuk mengisi pos kiper, bek sayap, dan gelandang.
Tidak usah pemain lokal senior, cukup pemain U-23 saja yang memperkuat klub naturalisasi itu. Sebut saja M Adisatryo yang merupakan kiper timnas U-19 Indonesia bisa masuk ke dalam klub itu.

Kiper selanjutnya ada Andritany Ardhiyasa yang berlabel timnas Indonesia dan bisa menambah kuat gawang klub naturalisasi. Selanjutnya pemain berposisi bek sayap yang bisa diambil dari Pratama Arhan selaku pilar timnas U-19 Indonesia. Terakhir pos pemain lokal muda diisi oleh David Maulana yang juga pemain timnas U-19 Indonesia.
Slot pemain lokal pun habis, tersisa empat pemain asing. Satu slot pemain asing wajib diisi di sektor penjaga gawang yang berasal dari Asia.

Itu berarti sudah ada tiga kiper yang memperkuat klub naturalisasi. Tiga pemain lainnya bisa dipilih di sektor bek sayap, gelandang serang dan gelandang bertahan. Posisi gelandang serang bisa dipercayakan oleh Wiljan Pluim. Untuk bek sayap, opsi Marco Motta bergabung dengan klub itu cukup besar.
Terakhir ada Aryn Williams yang cukup kuat sebagai gelandang bertahan. Dengan bergabungnya . . . Gabung . . . delapan nama itu, tentu saja lengkap sudah 30 pemain yang memperkuat klub naturalisasi. Setelah lengkap, pelatih tinggal meracik pemain-pemain naturalisasi untuk membuat klub memiliki chemistry.

Susunan Pemain

Untuk posisi kiper sudah diisi oleh Andritany Ardhiyasa, M Adisatryo, dan penjaga gawang Asia.

Di sektor bek tengah banyak sekali pemain berlabel naturalisasi di posisi itu. Sebut saja Fabiano Beltrame (Persib Bandung), Vigtor Igbonefo (Persib Bandung), Otavio Dutra (Persija Jakarta), Zouibairou (Persebaya Surabaya), dan Ok John (Barito Putera).

5 pemain naturalisasi belakang sudah cukup kuat mengawal lini pertahanan tim. Beralih ke bek sayap yang bisa dibilang tidak terlalu banyak yaitu Gavin Kwan (Pemain Keturunan/Bali United), Kevin Gomes (Pemain Keturunan/Borneo FC), Diego Michiels (Borneo FC), Pratama Arhan dan Marco Motta (Pemain Asing).

Lanjut ke gelandang bertahan bisa diisi oleh Kim Kurniawan (Persib Bandung), Raphael Maitimo (Persita Tangerang), dan Arryn Williams (Pemain Asing).

Pindah ke sektor gelandang serang yang diisi oleh Esteban Vizcarra (Persib Bandung), Stefano Lilipaly (Bali United), Marc Klok (Persija Jakarta), David Maulana, dan Wiljan Pluim (Pemain Asing).

Di sisi sektor sayap juga cukup kreatif yang terisi oleh Guy Junior (Borneo FC), Greg Nwokolo (Madura United), Ezra Walian (PSM Makassar), Osas Saha (PSM Makassar), dan Irfan Bachdim (Pemain Keturunan).

Terakhir di sektor depan striker timnas Indonesia akan menghiasi klub itu yaitu Ilija Spasojevic (Bali United), Alberto Goncalves (Madura United), Silvio Escobar (Tira Persikabo), dan Herman Dzumafo (Bhayangkara FC).

Lengkap sudah 30 pemain dalam klub yang mayoritas diisi oleh 19 nama naturalisasi.

Untuk pelatih, seperti Robert Rene Alberts menjadi juru taktik yang pas untuk bergabung ke klub itu. Karena, pelatih asal Belanda itu sudah sangat berpengalaman dalam dunia sepak bola Indonesia.

Daftar Pemain Klub Naturalisasi

Kiper: Andritany Ardhiyasa, M Adisatryo, penjaga gawang Asia

Bek Sayap: Gavin Kwan Adsit, Kevin Gomes, Marco Motta, Diego Michiels

Bek Tengah: Fabiano Beltrame, Vigtor Igbonefo, Otavio Dutra, OK John, Zouibairou

Gelandang Bertahan: Arryn Williams, Brylian Aldama, Kim Kurniawan, Raphael Maitimo

Gelandang Serang: Esteban Vizcarra, Stefano Lilipaly, Marc Klok, David Maulana, Makan Konate

Sayap: Guy Junior, Greg Nwokolo, Osas Saha, Ezra Walian, Irfan Bachdim

Penyerang: Ilija Spasojevic, Alberto Goncalves, Silvio Escobar, Herman Dzumafo.

Pelatih: Robert Rene Alberts

Formasi: 4-3-3, 4-2-3-1, 4-4-2, dan 3-5-2.

x

Check Also

Gibran Sindir Pemain AHHA PS Pati FC Jago Kungfu, Begini Respon Kocak Atta Halilintar

Jakarta – Chairman AHHA PS Pati FC, Atta Halilintar, memberikan respon kocak atas sindiran yang ...