Home > Berita Liga Inggris > Manchester United > Scholes Menilai Lini Tengah MU Terlalu Khawatir Dengan Pertahanan

Scholes Menilai Lini Tengah MU Terlalu Khawatir Dengan Pertahanan

Manchester – Manchester United berhasil unggul dengan skor tipis 1-0 saat menjamu West Bromwich Albion, di Old Trafford, pada laga pekan ke-9 Premier League 2020/21, Minggu (22/11/2020).

Satu-satunya gol pada laga tersebut dicetak oleh Bruno Fernandes melalui titik penalti di menit 56 setelah wasit melihat rekaman VAR.

Terkait hasil laga ini, legenda Manchester United, Paul Scholes menilai permainan mantan klubnya kurang kreatif karena lini tengah MU lebih condong bermain di area pertahanan.

Pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer, memang memainkan dua gelandang bertahan pada laga tersebut untuk mengakhiri hasil negatif MU di kandang sendiri.

Menurut Scholes, strategi dua gelandang bertahan memang baik untuk digunakan pada laga tandang, namun seharusnya tidak digunakan saat bermain di kandang sendiri.

“Lini tengah yang mereka mainkan cukup bagus ketika Anda bermain tandang. Anda harus merebut bola dari lawan dan bisa bermain dengan serangan balik saat itu juga,” kata Scholes.

“Saya kira jika di kandang, Anda harus banyak menguasai bola. Saya menilai tidak ada kualitas di kedua pendekatan ini dari tim,” jelasnya.

“Apakah itu Fred dan (Nemanja) Matic, atau Fred dan (Scott) McTominay. Keduanya bagus saat diam (di area pertahanan) dan mengontrol permainan, memproteksi bek sentral, yang menjadi alasan kenapa mereka bisa tampil,” sambung Scholes.

“Tapi itu menghilangkan aspek menyerang tim. Saya sedikit kasihan dengan para penyerang karena mereka akhirnya membuat peluangnya sendiri,” ucap Scholes lagi.

“Mereka punya skill bagus dan mereka mampu melakukan itu (menciptakan peluang), memberi bola kepada Fernandes, . . . Gabung . . . dia adalah pengumpan andal, Martial bisa melaju melewati lawan, dan Rashford punya kecepatan super. Namun dua gelandang sentral, terutama bermain di Old Trafford, mereka harusnya berkontribusi lebih banyak untuk aspek penyerangan tim,” tandasnya.

Scholes menambahkan, seharusnya satu geladang bertahan saja sudah cukup bagi MU untuk menghadapi West Brom.

“Masalahnya adalah kami memiliki bek-bek yang dalam keadaan satu lawan satu sangat buruk dalam bertahan. Jadi kami perlu dua pemain diam memproteksi barisan empat bek. Mestinya tidak ada alasan tidak cukup bermain di Old Trafford menghadapi West Brom dengan satu gelandang bertahan,” ujar Scholes.

“Harusnya itu (satu gelandang bertahan) sudah cukup, tapi mereka terlalu khawatir saat bek-bek sentral mereka menghadapi situasi satu lawan satu,” pungkas Scholes.

Dengan kemenangan ini, Manchester United kini berada di posisi ke-9 Liga Primer Inggris 2020/21 dengan 13 poin, hasil dari 4 kali menang, 1 kali seri, dan 3 kali kalah.

Selisih 7 poin dari Tottenham Horspur yang saat ini memuncaki klasemen sementara setelah Spurs mengalahkan Manchester City dengan skor 2-0, pada Minggu (22/11/2020).

x

Check Also

antonio conte

Legenda Manchester United Ini Ragukan Antonio Conte Mau Jadi Pelatih Di Old Trafford

Manchester- Manchester United gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir mereka di Liga Inggris.MU kalah ...