Home > Berita Liga Indonesia > Rendi Irwan Lebih Suka Jadi Pemain Dibanding Pelatih

Rendi Irwan Lebih Suka Jadi Pemain Dibanding Pelatih

Seperti yang diketahui, manajemen Persebaya sudah memutuskan untuk menghentikan semua kegiatan mulai 24 Oktober 2020 sampai waktu tidak ditentukan. Keputusan itu dicapai sebagai bentuk kekecewaan karena belum jelasnya nasib kelanjutan kompetisi Liga 1 2020. Untuk mengisi waktu liburnya, pemain Persebaya Rendy Irwan memilih mengalihkan fokus untuk mengurusi sekolah sepak bola.
Selain menjadi pesepak bola, Rendi Irwan juga menekuni sebagai juru taktik di sekolah sepak bola (SSB) Kelud Putra.

“Jujur enak jadi pemain. Kalau pelatih itu kita harus menyusul program latihan dan datang lebih dulu dari pada pemain,” kata Rendi.

Walau begitu, Rendi Irwan menyebut tidak selalu bisa melatih tepat waktu. Karena, kadangkala dia harus membagi waktu untuk urusan di rumah seperti menemani anaknya belajar.

“Tapi saya kadang telat karena menemani anak-anak di rumah belajar via daring sampai siang,” . . . Gabung . . . kata pemain yang mengantongi lisensi pelatih C AFC itu.

Apabila jadwal latihannya bentrok dengan latihan Persebaya Surabaya, ayah tiga anak ini mengaku tidak terlalu dipusingkan dengan agendanya sebagai pelatih. Ia mengatakan program latihan SSB Kelud Putra tetap berjalan karena ada banyak staf pelatih yang mendampingi.

“Pas Persebaya masih latihan, tetap saya pantau perkembangan lewat grup di WhatsApp,” kata pemain berusia 33 tahun itu.

x

Check Also

Gibran Sindir Pemain AHHA PS Pati FC Jago Kungfu, Begini Respon Kocak Atta Halilintar

Jakarta – Chairman AHHA PS Pati FC, Atta Halilintar, memberikan respon kocak atas sindiran yang ...