Home > Berita Liga Spanyol > Real Madrid Alami Krisis di Posisi Bek Tengah

Real Madrid Alami Krisis di Posisi Bek Tengah

Real Madrid mengalami krisis pemain di posisi bek tengah menjelang 2021. Masa depan Sergio Ramos belum diputuskan sementara Raphael Varane dan Eder Militao kesulitan menunjukkan performa terbaik. Madrid memulai musim 2020/2021 dengan hasil yang tidak telalu istimewa. Performa tim asuhan Zinedine Zidane itu bisa dibilang naik turun.

Los Blancos sudah menjalani delapan pertandingan di La Liga musi ini. Dari jumlah itu, Madrid menang empat kali, seri sekali, dan kalah tiga kali. Pada akhir pekan kemarin, Los Merengues dibantai Valencia 1-4 di ajang La Liga. Mereka kalah berkat tiga penalti dan satu gol bunuh diri. Alhasil, Madrid sekarang menghuni ke peringkat keempat di klasemen sementara.

Karim Benzema dan kolega mengoleksi 16 poin dari delapan pertandingan. Performa yang masih inkonsistensi harus segera diperbaiki oleh Zidane. Tapi, Madrid sekarang ini bisa dibilang juga tengah mengalami krisis pemain di posisi bek tengah. Ada tingkat urgensi untuk mengamankan masa depan Ramos, terutama setelah hasil terbaru menunjukkan betapa bergantungnya Los Blancos padanya secara defensif.

Klub perlu memperpanjang kontraknya sesegera mungkin untuk menghindari keraguan lebih lanjut yang berkembang. Florentino Perez dan Ramos akan menangani masalah ini secara pribadi, di antara mereka berdua. Tapi, semakin lama diputuskan, akan ada ketidakpastian lebih lanjut yang muncul.

Hubungan mereka penuh pasang surut. Walau penampilan Ramos melawan Valencia di bawah standar biasanya, kepemimpinan yang dia bawa adalah sesuatu yang tidak bisa dipertanyakan. Sama seperti Cristiano Ronaldo, di atas kertas mungkin kelihatan lebih mudah untuk menggantikan kehadiran seperti itu daripada kenyataannya, dan ada kecurigaan hal itu akan muncul pada kasus Ramos.

Yang jelas, situasi yang sedang berlangsung saat ini tidak membantu pertahanan Zinedine Zidane. Sebuah poin tertentu datang saat penampilan buruknya menjadi sesuatu yang lebih serius dan itulah yang menjadi perhatian Real Madrid sehubungan dengan Raphael Varane saat ini. Keraguan terus tumbuh sejak Varane melakukan dua kesalahan melawan Manchester City musim lalu.

Tapi, dia belum membawa permainannya kembali ke level sebelumnya. Dalam kondisi terbaiknya Varane menjadi pemain yang sempurna untuk Ramos. Pasangan ini membentuk kemitraan yang brilian, terutama di Liga Champions. Setelah mengatasi masalah lutut, dia sudah memainkan begitu banyak pertandingan dalam dua tahun terakhir.

Tapi, dia kesulitan bermain dengan baik, bahkan ketika Ramos ada di sampingnya. Sebagian besar kekalahan dari Shakhtar Donetsk terjadi . . . Gabung . . . karena penampilan horor di pertahanan. Varane gagal memimpin dengan memberi contoh dan membimbing Militao sepanjang pertandingan.

Gol bunuh dirinya ke gawang Valencia membuat pemain Prancis itu diragukan lagi. Zidane punya prioritas untuk mengembalikannya ke performa terbaiknya secepat mungkin, karena dia tidak punya pilihan lain. Real Madrid secara historis menaruh kepercayaan pada pemain muda ketika bakat individu mereka terlihat jelas.

Di Porto, Eder Militao terlihat sebagai bek berkualitas tinggi, baik itu sebagai bek tengah atau bek kanan, yang dibutuhkan Los Blancos untuk mengamankan masa depan mereka di level tertinggi. Semua orang tahu duet Varane-Ramos tidak bisa terus berlangsugn selamanya. Tapi, penampilan Militao saat ini membuat orang ragu apakah dia adalah pilihan yang tepat untuk mengambil alih.

Musim debutnya biasa-biasa saja, tapi Anda tidak dapat menilai seorang pemain pada musim pertamanya di negara baru. Tapi, dia belum menunjukkan peningkatan yang nyata pada musim ini. Pemain internasional Spanyol ini dipandang sebagai opsi dalam keadaan darurat, walaupun tidak ada yang bisa merendahkan kontribusinya untuk Real Madrid selama bertahun-tahun.

Tapi, Los Merengues tahu mereka tidak bisa membangun kembali pertahanan mereka di sekitar pemain Spanyol itu, walaupun sikapnya sangat bagus. Dia mengalami cedera di El Clasico saat ditempatkan sebagai bek kanan, dan dia akan kembali setelah jeda internasional. Zidane berharap dia bisa mengurangi beberapa tekanan pada rekan setimnya di pertahanan.

Real Madrid bisa mendatangkan bala bantuan pada 2021, Tapi, mengingat situasi pandemi COVID-19 saat ini, kemungkinan tidak akan ada banyak uang yang tersedia. Situasi kontrak David Alaba di Bayern Munchen menarik. Pemain Austria itu adalah bek yang bagus dan Madrid tidak menutup kemungkinan untuk merekrutnya.

Tapi, hubungan baik kedua klub membuat Los Blancos tidak akan ngotot mengejarnya. Selain itu gaji pemain internasional Austria itu juga cukup besar. Alternatif, pilihan yang lebih terjangkau, mungkin adalah Dayot Upamecano yang terus tampil mengesankan dengan RB Leipzig.

x

Check Also

Real Madrid Gagal Bertarung Dengan Athletic Bilbao Karena Keputusan FIFA

Madrid – pada akhir pekan seharusnya Real Madrid seharusnya dijadwalkan berjumpa dengan Athletic Bilbao di ...