Home > Berita Liga Indonesia > Ragu Dengan PT LIB, Persik Pertanyakan Soal Hak Komersial

Ragu Dengan PT LIB, Persik Pertanyakan Soal Hak Komersial

Persik Kediri masih ragu terhadap sejumlah poin yang diputuskan PT Liga Indonesia Baru (LIB) di dalam surat nomor 394/LIB-KOM/XI/2020, tentang status kompetisi Liga 1 tahun 2020. Hal itu diungkapkan oleh Presiden Persik Kediri, Abdul Hakim Bafagih. Abdul Hakim Bafagih pun menyoroti satu poin dalam surat itu, yaitu tentang hak komersial sebesar 25 persen.
Selama kompetisi terhenti, klub akan menerima subsidi sebesar 25 persen dari nilai 800 juta, terhitung mulai Oktober 2020 sampai Januari 2021. Tapi, subsidi sebesar 25 persen itu baru akan disalurkan PT LIB kepada klub pada saat kompetisi berlangsung pada Februari 2021.

“Seharusnya hak komersial di bulan itu diberikan sebelum kompetisi,” kata Abdul Hakim.

“Kalau tidak, itu menunjukkan PT LIB belum bisa memberikan jaminan kompetisi berjalan sesuai jadwal,” kata Abdul Hakim.

Menurut Abdul Hakim, dana subsidi sangat diperlukan klub untuk . . . Gabung . . . melihat persiapan tim.

“Pemberian hak komersial dalam masa persiapan kompetisi sangat lumrah dilakukan,” kata Abdul Hakim.

“Klub bisa menggunakan budget-nya untuk mempersiapkan tim selama empat bulan. Setelah itu, pencairan bisa dilakukan saat liga sudah berjalan,” kata Abdul Hakim.

Rencananya kompetisi Liga 1 2020 akan kembali diadakan pada Februari sampai Juli 2021. Saat ini, Persik Kediri sudah meliburkan kegiatan latihan tim setelah kompetisi diputuskan ditunda sampai awal tahun 2021.

x

Check Also

Gibran Sindir Pemain AHHA PS Pati FC Jago Kungfu, Begini Respon Kocak Atta Halilintar

Jakarta – Chairman AHHA PS Pati FC, Atta Halilintar, memberikan respon kocak atas sindiran yang ...