Home > Berita Liga Indonesia > PSIS Semarang > Pelatih PSIS Akui Sulit Larang Pemain Ikut Tarkam

Pelatih PSIS Akui Sulit Larang Pemain Ikut Tarkam

Semarang – Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic mengaku tidak bisa melarang para pemainnya untuk tidak mengikuti turnamen antar kampung (tarkam).

Menurut Dragan Djukanovic, sebenarnya seorang pemain sepak bola profesional tidak boleh mengikuti turnamen tarkam karena resiko cedera yang cukup besar.

Namun Dragan juga mengakui pihaknya tidak bisa mengawasi para pemain sepenuhnya, apalagi akibat pandemi Covid-19 ini menghantam kekuatan finansial karena tidak adanya kompetisi.

”Sangat sulit untuk melarang pemain memainkan turnamen ini ketika mereka tidak bekerja selama 9 bulan,” kata Dragan Djukanovic.

”Mereka harus mencari nafkah dari sesuatu. Secara realistis mereka tidak diperbolehkan tetapi bagaimana dan siapa yang dapat mengontrolnya?” tegas Dragan.

Karena itu, Dragan menyarankan agar semua pemain PSIS berhati-hati jika terpaksa. . . . Gabung . . . Ia juga menyerahkan hal ini kepada manajemen PSIS karena setiap pemain memiliki kontrak.

”Lebih baik mereka tidak bermain (tarkam) tetapi jika mereka bermain mereka perlu menjaga kesehatannya,” jelas Dragan.

”Sebenarnya terserah manajemen untuk membicarakan hal ini dengan pemain. Karena semua pemain memiliki kontrak dengan PSIS,” tandasnya.

x

Check Also

Bruno Silva Menghilang Saat Laga Kontra Persija, Ini Penjelasan CEO PSIS Semarang

Semarang – PSIS Semarang sukses menahan imbang Persija Jakarta dengan skor 2-2 pada laga pekan ...